Penambangan Liar Gumuk Pasir Sudah Kelewatan!

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) –  Praktik penambangan gumuk pasir di kawasan Parangtiris Kecamatan Kretek Bantul terus terjadi. Berbagai upaya sudah ditempuh oleh pemerintah Desa Parangtiris Kretek Bantul sebagai pemilik wilayah agar pengerukan pasir dihentikan.

Anggota Komisi B DPRD Bantul, H Suradal menilai, praktik pengerukan gumuk pasir di kawasan Parangtiris Kretek sudah kelewatan dan sudah saatnya dihentikan. "Saya melihat sendiri kemarin malam itu, ada truk berjajar ditepi jalan raya JJLS untuk antre mengambil pasir," ujar Suradal. 

Menurut politisi PKB ini, ketika dilihat dari ruas JJLS akses menuju lokasi penambangan sampit cukup satu truk. Namun setelah ditelusuri lebih ke dalam terlihat bekas galian 'ngolak-olak'. Dengan kondisi seperti itu Suradal minta agar pemerintah daerah dan stakeholder secepatnya menghentikan penambangan ilegal itu.

Penambangan Gumuk Pasir Parangtritis Kebal Protes, Ada Apa?

Sementara Kepala Parangtritis Geomaritime Science Park, Nicky Setyawan SSi,  mengatakan, ada 3 zona di kawasan gumuk Parangtriris Kretek Bantul. Mulai dari zona  penunjang bagian barat hingga Pantai Depok 176.4 hektare, zona Inti bagian tengah 141.1 hektare serta zona terbatas 95.3 haktare. Dari jumlah itu diperkirakan sudah berkurang karena ada proyek pembangunan JJLS. (Aje/Roy)

BERITA REKOMENDASI