Penerima Rastra Tak Bisa Dialihkan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Keluarga penerima manfaat bantuan sosial (bansos) berupa beras sejahtera (rastra) yang didistribusikan tahun ini harus sesuai by name by address. Dalam program rastra ini, hak penerima manfaat tidak dapat dialihkan, dipindahkan atau diganti namanya.

Kepala Bidang Bantuan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bantul, Saryadi, menuturkan berdasarkan data, kuota penerima rastra di Bantul pada 2018 sebanyak 97.472 KK. Data ini sama dengan kuota subsidi penerima raskin 2017 lalu.

”Namun program rastra ini ketika by name by address tidak ditemukan maka bantuan harus dikembalikan. Jadi kami berpegang pada by name by address’ dari pemerintah pusat. Maka datanya harus diverifikasi,” jelas Saryadi.

Dijelaskannya, apabila by name by address penerima rastra tidak ditemukan, maka harus dicoret dari data dan sesuai aturan tidak bisa diganti dengan penerima lainnya meski warga tersebut kurang mampu. ”Karena perubahan data harus menggunakan SK Menteri Sosial, maka jika harus merubah SK prosesnya sangat panjang. Ketika Bulog itu mengirim beras juga disesuaikan dengan jumlah kuota yang telah di verifikasi. Jadi tidak ada beras sisa,” imbuhnya.

Saryadi menambahkan ketika rastra sudah menjadi bansos pihaknya harus dituntut tertib dan mengelola sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini karena kebijakan tersebut telah diatur dalam Keputusan Mensos dan Permendagri sehingga tidak dapat sembarangan mengubah data. (Aje)

BERITA REKOMENDASI