Pengawasan Penggunaan Teknologi di Kalangan Siswa

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis penerapannya jangan sampai bebas tanpa batas. Faktor usia pengguna mesti diperhatikan supaya keberadaannya tidak mengorbankan aspek pendidikan bagi seorang siswa. Keluarga sebagai pengendali utama tumbuh kembang seorang anak harus berperan sesuai fungsinya.

"Sudah saya tegaskan mulai jenjang SD hingga SMA/SMK selama di sekolah untuk tidak membawa handphone. Jika membawa harus dikumpulkan jadi satu selama proses belajar mengajar," ujar Bupati Bantul, Drs H Suharsono usia menjadi inspektur upacara di SD 1 Sewon Bantul , Senin (25/09/2017).

Suharsono mengatakan,  kondisi sekarang ini hampir semua lapisan masyarakat tidak terkecuali siswa dengan mudah mengakses informasi. Semua pihak harus selalu mawas diri terkait dengan perkembangan teknologi itu sendiri.

"Yang baik tentu bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan sementara efek negatif dari perkembangan teknologi harus disikapi dengan bijaksana," ujar Suharsono.

Sementara itu Kepala SD 1 Sewon Bantul, Sumarini mengatakan, sejak dulu ketika proses belajar mengajar di sekolah semua handphone siswa dijadikan satu oleh wali kelasnya mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 . Sebagai sekolah ramah anak, keberadaan teknologi itu jauh hari sudah ditanggulangi agar tidak menggangu proses belajar siswa. (Roy)

BERITA REKOMENDASI