Pengedar Ganja Kirim Paket Dekat Masjid

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Petugas Satuan Narkoba Polres Bantul menyergap, Ad (21)  pengedar ganja asal Lampung yang tinggal di Karangbendo Banguntapan Bantul. Tersangka dibekuk petugas di ring road timur tepatnya di bawah jembatan layang Janti. Penangkapan dilakukan petugas awal Januari lalu sesaat setelah pelaku melempar satu paket ganja dalam bungkus rokok sebesar 1,32 gram di daerah Banguntapan.

Hingga kini kasus tersebut masih dikembangkan penyidik Sat Narkoba Polres Bantul. Dari tangan Ad, petugas menyita barang bukti berupa 1 bungkus rokok berisi ganja 1,32 gram, lima buah plastik berisi ganja 6,8 gram, satu kaleng rokok berisi biji ganja 2,27 gram serta uang Rp 100 ribu.

Kasat Narkoba Polres Bantul, AKP Andhyka Donny H SH SIK didampingi Kasubag Humas Polres Bantul AKP Sulistiyaningsih mengatakan sebelum dibekuk, petugas mendapat informasi jika di dekat Masjid Al Mutadin Karang Bendo Banguntapan ada orang memungut barang di bawah tiang kaca dekat masjid. Dengan bekal informasi itu pada Sabtu (12/01/2019) petugas melakukan pengintaian.

Usaha petugas membekuk target membuahkan hasil, karena dalam penyanggongan itu muncul orang mencurigakan melempar bungkus rokok tidak jauh dari jalan dekat masjid dan orang tersebut memacu motor meninggalkan lokasi. Sempat terjadi kejar-kejaran namun polisi kehilangan jejak, setelah itu tidak jauh dari masjid muncul orang dengan ciri hampir sama dengan orang yang melarikan diri sebelumnya.

Petugas bergegas melakukan perburuan dan berhasil menghentikan motor orang terjadi di bawah jembatan layang Janti. "Malam itu dintrogasi dan mengaku bernama Aditya, tetapi tidak ada informasi siginifikan. Setelah digelandang ke kosnya ditemukan beberapa paket ganja," ujar Andhyka di Mapolres Bantul, Kamis (24/01/2019).

Petugas kemudian menanyakan tentang bungkus rokok yang dilemparkan di bawah tiang kaca jalan dekat masjid. Ad mengakui jika barang tersebut sengaja dilempar agar diambil konsumennya.

Sebelumnya petugas satuan narkoba juga mengamankan Nv (30) warga Sonopakis Ngestiharjo Kasihan Bantul. Tersangka dibekuk petugas setelah terlibat kasus kepemilikan sejumlah psikotropika jenis alprazolam, trihexyphenidyl, hexymer serta 6 buah bertuliskan hexymer 2 trihexyphenidyl 2mg setiap toples berisi 1.000 butir. "Tersangka kami her dengan pasal 62 UU Psikotropika dengan ancaman hukuman 5 tahun denda Rp 100 juta,” tegasnya.

Pada waktu hampir bersamaan petugas juga meringkus Gl (19) warga Jati Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Bantul serta Az (20) warga Merangsang Yogyakarta. Keduanya terlibat dalam penggunaan obat terlarang serta kepemilikan 480 pil warna putih bertuliskan huruf Y. (Roy)

BERITA REKOMENDASI