Pengguna dan Pengedar Pil Koplo Diringkus Polisi

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Dalam dua hari berturut-turut, Selasa (16/06/2020) petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bantul dipimpin Iptu Ronny Prasadana SIK MM berhasil mengamankan 5 tersangka pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang (narkoba). Kelima tersangka masing-masing AM (24) dan AS (25) warga Srigading Sanden, Adh (20) warga Karanganom Mulyodadi Bambanglipuro, DW (23) warga Tirtosari Kretek serta St (28) warga Sidomulyo Bambanglipuro.

Selain mengamankan 5 tersangka, petugas juga menyita barang bukti 1 buah bekas bungkus rokok isi 10 plastik klip, masing-masing berisi 10 butir pil koplo (dari tersangka AM), 1 buah plastik klip berisi 2 butir pil koplo (dari tersangka AS), 2 buah plastik klip terdiri 7 bagian, masing-masing berisi 10 butir pil koplo (dari tersangka DW) dan 300 pil koplo, handphone serta sepeda motor (dari tersangka St).

Kapolres Bantul AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono SIK MM didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Ronny Prasadana SIK MM, Kamis (18/06/2020) menjelaskan pada Selasa (16/06/2020) pukul 21.30 WIB petugas Unit I Satresnarkoba dipimpin Ipda Suharyanto meringkus DW di Mulekan, Tirtosari, Kretek, Bantul yang kedapatan membawa 1 plastik klip bening berisi 2 butir pil koplo. DW mengaku barag haram itu berasal dari AM. Berdasar pengakuan tersebut, petugas melakukan penyelidikan di rumah AM, Bonggalan, Srigading, Sanden, Bantul. Kepada petugas, AM mengaku mendapatkan pil koplo dari Adh yang saat itu secara kebetulan berada di rumah AM.

Wachyu Tri Budi menjelaskan ketika digeledah pada diri Adh didapatkan 2 plastik klip bening isi 10 pil koplo. Setelah diperiksa, Adh mengakui mendapatkan barang tersebut dari AS yang saat itu juga berada di tempat penangkapan. Adh mengaku telah memberi pil koplo kepada kedua tersangka sebanyak 20 butir pil koplo, tambah 17 butir pil koplo. “Para tersangka diherat pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan,” jelas Wachyu Tri Budi.

BERITA REKOMENDASI