Pengusaha WO ini Rela Rogoh Kocek Rp100 Juta Demi Nikahkan Gratis Perawat Covid-19

Wujud simpati dilakukan dengan memberikan paket pernikahan gratis dengan nominal Rp 10 juta bagi 10 pasang pengantin.

“Mereka yang sudah mendaftar akan melangsungkan resepsi pernikahan pada tahun depan. Harapannya tahun depan pandemi global telah selesai. Syarat mendaftar  dari 10 pasang pengantin ini membawa surat keterangan merawat pasien Covid-19,” jelasnya.

Adapun paket pernikahan gratis bagi nakes perawat Covid-19 ini meliputi make-up pengantin, baju akad resepsi, make up orangtua pengantin, hena dan bunga tangan.

Dari 10 pasangan ini terdiri dari 2 dokter muda dan sisanya adalah perawat. Mereka berasal dari Kulonprogo, Gunungkidul, Klaten dan Purworejo.

Sementara pasangan  pengantin yang paling cepat menyelengarakan pernikahan yakni 2 pasang pengantin pada bulan November dan Desember. Mereka menikah dengan standar protokol kesehatan Covid-19. Sementara lainnya menyelenggarakan pada Januari, Februari, Maret bahkan ada yang Desember 2021.

“Saya hanya memiliki semangat berbagi dan  selalu percaya di setiap kebaikan Allah mengganti dengan berlipat. Saya bukan orang kaya tetapi saya diberi kemampuan oleh Allah yang tidak setiap orang bisa melakukannya. Selain itu beberapa barang inventarisasi dan dua hal ini saya manfaatkan dalam balutan berbagi pada sesama. Saya memulai hidup dari dari nol dan saya tahu bagaimana perjuangan hidup bagaimana kesulitan hidup dan bagaimana rasanya tertolak” urainya.

Ayah dari tiga anak Briliant (14), Valinka (8) dan Divia (2 bulan) dan suami dari Yani B ini percaya bahwa berbagi merupakan kebahagiaan tersendiri bagi dirinya dan keluarga.

Ditanya trend busana pengantin alias kebaya saat ini, kebanyakan busana kebaya muslim modern dan kebaya non muslim. Adapun kebaya non muslim kebanyakan model kebaya kutu baru. Namun tetap saja ada beberapa model seperti sabrina memiliki segmen tersendiri.

Untuk warna kebaya yang sedang trend, Putra menuturkan kebaya putih merupakan warna kebaya sepanjang masa.

“Jadi jaman dahulu sampai sekarang kebaya putih digandrungi. Baik kebaya putih polos, bertabur manik-manik, brokat mengkilap ataupun model lain namun warna kebaya putih tetap jadi favorit,” tambahnya.

Kebaya putih biasanya digunakan untuk akad pernikahan. Adapun warna kebaya yang juga digemari adalah kebaya berwarna pastel dan soft. Selain kebaya putih, model kebaya krah shanghai dan kebaya kartini juga saat ini menjadi trend.

“Warna ngejreng tetap memiliki segmen tersendiri,” jelasnya.

Adapun kebaya pengantin yang disewakan kisaran Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta. Bagi yang menginginkan eklusif alias membuat baru ia mematok harga Rp 5 juta. Namun apabila ingin membuat kebaya kemudian dibeli oleh pengantinnya ia memasang tarif kisaran Rp 5 hingga Rp 10 juta maksimal Rp 15 juta tergantung bahan dan materi serta kesulitan.

“Baju kebaya yang mahal ada di ide. Artinya karya adalah hal yang memiliki nilai,” tegasnya.

Perjuangan Putra Briliant menjadi MUA yang saat memiliki ribuan follower Instagram tidak mudah. Berawal dari membuka salon rambut kecil kemudian mulai belajar secara otodidak make-up kemudian mulai belajar membuat baju.

Kini Putra menjadi langganan dan jujugan beberapa tokoh dan artis seperti Baby Margaretha, Marcella Zalianty dan beberapa tokoh lain. (Aje)

BERITA REKOMENDASI