Perangi Covid-19, Jalin Kemitraan dengan Rumah Sakit

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Perjuangan keluar dari lorong pandemi Covid-19 harus melibatkan semua elemen masyarakat. Pemerintah dari semua jenjang mulai TNI, Polri dan warga mesti bersatu mengadapi kondisi sulit  tersebut. Selain spirit mengedukasi masyarakat pentingnya protokol kesehatan, juga dibutuhkan terobosan agar pergerakannya memutus rantai Covid-19 efektif.

Seperti halnya dilakukan Babinsa Kalurahan Patalan Kapanewon Jetis Bantul, Serka Zainuri dari Koramil 09 Jetis. “Kalurahan Patalan terdiri 20 dusun, 88 RT. Sejak tanggal 22 Maret 2020 hari Sabtu kita sudah  melaksanakan penyemprotan di fasilitas umum,” ujar Serka Zainuri didampingi dari Puskemas Jetis II, Khusnan MSi disela penyemprotan dan ‘ngaruhke’ warga di Dusun Karangasem Patalan Jetis Bantul,  Kamis (05/08/2021).

Kiprah Serka Zainuri yang juga menjabat Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kalurahan Patalan  dalam memerangi pandemi tidak perlu diragukan. “Saya sebagai Babinsa bersama FPRB tidak ada artinya tanpa dukungan masyarakat, pemerintah kalurahan hingga kabupaten dan Kodim Bantul,” jelasnya.

Sejumlah langkahpun sudah diambil agar pandemi segera berakhir. Apalagi dengan trend angka penderita covid terus meningkat dibutuhkan inovasi, termasuk pendekatan dengan orientasi mencegah dengan edukasi tentang prokes.

Bahkan dalam setiap kesempatan pihaknya  melaksanakan pembinaan disetiap dusun. Tidak hanya itu gerakan Babinsa dan FPRB Patalan sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Termasuk memberikan sembako kepada warga yang tengah isoman.

“Semua sumber dana dari pribadi dan juga iuran anggota FPRB  yang kita berikan mungkin hanya  tempe dan sayuran itu wujud kita  memberikan perhatian agar yang isoman semangat dan cepat pulih,” ujarnya.

Jika dirupiahkan tidak besar, tetapi itu bentuk kepedulian dari kita sebagai Babinsa maupun sebagai FPRB. Bahkan Hari Raya Idul Adha Babinsa dan FPRB menyalurkan hewan kurban 3 ekor dan semua dagingnya untuk orang yang melaksanakan isoman.

Menghadapi pandemi yang entah kapan berakhirnya, Serka Zainuri membuat terobosan bekerjasama dengan Rumah Sakit Rachma Husada dalam pemakaian ambulan sejak awal tahun ini. Karena satu kendaraan milik Serka Zainuri untuk operasional selama pandemi dirasa masih kurang.

“Ambulans RS Rachma Husada bisa kita pakai setiap saat untuk menjemput dan mengantar pasien. Apabila kita membutuhkan tinggal ngambil untuk mengantar pasien baik ke RS Rachma Husada dan RS lainnya,” jelasnya.

Pihaknya juga didukung penuh dari pemerintah Kalurahan Patalan dan Kodim Bantul. Selain fokus dalam edukasi kepada warga shelter kalurahan juga dihuni 17 orang, sedang isoman di rumah mencapai 151 orang. Baik di shelter kalurahan dan isoman di rumah semua dalam pantauan.

Selain itu, Babinsa dan FRRB didukung BPBD dan PMI Bantul melakukan pembekalan merukti jenazah secara protokol kesehatan. “Kami selalu berusahan memberikan pendampingan kepada warga di Patalan, hal tersebut sesuai pesan dari Dandim Bantul,” tegasnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI