Perbaikan Talud Oya dan Opak Diusulkan Tahun Depan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sejumlah kerusakan talud di tepi Sungai Oya dan Opak wilayah Bantul akibat banjir kemungkinan baru dilakukan perbaikan tahun depan. Sejauh ini pemerintah masih melakukan kajian terkait dengan pemulihan sejumlah kerusakan itu. Sementara warga Kretek Bantul minta pemerintah segera memperbaiki lantaran sudah mengancam permukiman warga jika dibiarkan.

Lurah Desa Parangtritis Kretek Bantul, Topo mengatakan di wilayahnya terdapat tiga titik kerusakan cukup parah setelah banjir terjadi. Kerusakan terjadi di talud Dusun Kretek, Samiran serta Bungkus. Dari tiga wilayah kerusakan talud paling parah terjadi di Dusun Kretek atau barat jembatan sisi selatan.

Kerusakan itu menurut Topo jika tidak cepat ditangani membahayakan kampung di selatannya ketika ada banjir datang. “Setelah dicek cukup panjang 100 meter talud rusak ternyata,” ujar Topo kepada KRJOGJA.com, Rabu (10/01/2018).

Sebagai lurah desa, Topo berharap agar pemerintah baik itu Bantul atau DIY segera saja memperbaiki sebelum kerusakan semakin meluas. Mengingat hingga beberapa bulan ke depan diprediksi curah turun hujan makin tinggi.

Terpisah Kepala Balai Besar Wilayah Serayu-Opak (BBWSO) Tri Bayu Aji mengatakan kerusakan di Sungai Opak dan Oya akan diusulkan tahun 2018. Karena untuk sekarang ini balai besar sedang fokus melakukan penanganan Sungai Progo. “Kami usulkan penanganan di Sungai Opak dan Oya tahun depan,” ujar Tri Bayu Aji. (Roy)

BERITA REKOMENDASI