Percobaan Penculikan Siswa SD Gegerkan Dlingo

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasus percobaan penculikan yang terjadi di SD 2 Banjarharjo  Muntuk Dlingo menjadi perhatian semua pihak. Bahkan pemerintah Kecamatan Dlingo  langsung koordinasi dengan Muspika untuk menanggulangi percobaan penculikan kembali terulang.

Lurah Desa Muntuk, Kelik Subagya SE menjelaskan upaya percobaan tersebut terjadi ketika salah satu siswa keluar dari lingkungan sekolah. Siang itu siswi yang diketahui namanya Putri dalam perjalanan pulang sekolah hendak membeli buku di warung.

Baca juga :

Diduga Gelapkan Mobil Rental, Wanita Ayu Ini Ditangkap Polisi
Perampok Berpistol Gasak 10 Kg Emas

Ketika sedang berada di warung, tiba-tiba melintas mobil box warna putih. Kemudian anak tersebut mau dibawa dengan cara dimasukan ke dalam mobil box. Namun bocah tersebut terus meronta untuk melepaskan diri dari cengkeraman orang tersebut.

“Informasinya seperti itu, tadi saya juga sudah melihat anaknya masih menangis setelah kejadian itu,” ujar Kelik kepada KRJOGJA.com, Rabu (18/09/2019).

Sementara paska kejadian Lurah Mangunan Jiyono Ihsan SE langsung membuat surat edaran yang ditujukan kepada sejumlah sekolah dasar  di Mangunan Dlingo. Surat tersebut berisi imbauan kepada pihak sekolah untuk mewaspadai jika ada orang tidak dikenal masuk lingkungan sekolah. “Kami membuat surat edaran ini agar semua pihak mewaspadai, jangan sampai ada kejadian diluar keinginan kita bersama,” ujar Jiyono.

Sementara Camat Dlingo Deni Ngajis H mengatakan, jika koordinasi dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami masih melakukan konfirmasi terkait adanya kabar upaya penculikan itu,” ujar Deni. (Roy)

BERITA REKOMENDASI