Perthashop Hadir di Poncosari, Pedagang BBM Eceran Protes Keras!

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJogja.com – Berdirinya pertashop di Dusun Sambeng Kalurahan Poncosari Kapanewon Srandakan Bantul menyulut amarah padagang bahan bakar minyak (BBM) eceran. Sebagaimana diketahu pertashop merupakan outlet penjualan berskala tertentu yang dipersiapkan untuk melayani kebutuhan BBM nonsubsidi, LPG nonsubsidi, dan produk ritel Pertamina lainnya.

Namun kehadiran pertashop memicu kegelisahan para pengecer BBM khususnya di Kalurahan Poncosari. Bahkan ratusan pengecer terancam gulung tikar dilindas Pertashop ketika sudah beroperasi. Karena harga jual pertashop standar harga di SPBU, hal tersebut yang jadi biang pengecer khawatir ditinggal pembeli.

“Kami khawatir akan gulung tikar ketika ini benar-benar beroperasi. Kami sudah membuat surat juga terkait keberatan adanya pertashop tersebut ke pihak Pertamina,” ujar perwakilan pengecer Sasli Asmoro didampingi Muhamad Mujab , Kamis (26/8). Penolakan warga hadirnya pertashop di Poncosari sangat kuat. Hal tersebut dibuktikan dengan keluarnya surat keberatan dan juga petisi berisi penolakan.

Penolakan juga dilengkapi foto copi KTP dan tanda tangan para pengecer BBM baik yang memakai mesin (Pom mini red) dan penjual pakai botol. Warga yang keberatan sudah menanyakan kepada Lurah Poncosari terkait hadirnya pertashop. Dari kalurahan mendapat jawaban jika pembangunan sudah disetujui warga sekitar lokasi. Karena telah mendapat persetujuan, syarat sudah komplit, sehingga disetujui.

“Terkait hal ini kami meminta ada win-win solution terhadap permasalahan yang ada. Karena pengecer adalah salah satu usaha kami untuk mendapat tambahan secara ekonomi,” ujar Sasli yang juga membuka usaha warung kelontong itu.

Sasli berharap keberadaan pertashop ini ditinjau ulang dan jika dibatalkan demi kepentingan ratusan pengecer BBM. Sebenarnya pihaknya tidak keberatan dengan hadirnya pertashop jika lokasinya diarea kota kecamatan yang jaraknya jauh dari pengecer. (Roy)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI