Petugas Imbau Masyarakat Patuhi Prokes

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Penyekatan di jalur perbatasan Bantul – Kulonprogo, Sedayu dilakukan untuk menghalau pemudik masuk DIY Langkah tersebut diambil sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sejumlah kendaraan plat luar daerah memang ditemui dalam penyekatan tersebut. Tetapi mereka rata-rata berada di Yogja jauh hari sebelumnya sehingga saat ini hanya melakukan aktivitas biasa.

“Sejauh ini belum ada temuan, masyarakat sebagian sudah paham ada yang mudik tetapi sudah satu minggu yang lalu mudik ke Yogya. Sehingga ketika terjaring penyekatan mereka hanya keperluan jalan-jalan,” ujar Kapolsek Sedayu, Kompol Ardi Hartana didampingi Kapospam Sedayu AKP Sarijan, Sabtu (08/05/2021).

Dijelaskan dalam penyekatan di Jalan Yogya – Wates melibatkan 27 personil dari unsur Pos Pam Sedayu, Brimob Sentolo, personil TNI, Dinas Perhubungan Bantul. Petugas memeriksa 75 unit kendaraan roda empat, satu unit bus  dan 1 mobil barang.

Selain memeriksa kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan dan masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan. Ardi mengungkapkan, tujuan dari penyekatan tersebut ialah mencegah masyarakat tidak mudik, Termasuk memberikan himbauan kepada pengguna jalan untuk tetap melaksanakan prokes.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suharyanto mengatakan dari 75 kendaraan diberhentikan di Pos Pam Klangon Sedayu Bantul
yang membawa surat lengkap dari plat luar 12. Sedang 61 kendaraan plat luar tetapi domisili DIY. Kondisi serupa terjadi Kamis malam, penyekatan di Sedayu memberhentikan 27 kendaraan roda empat.

“Penyekatan malam itu tidak ada yang kami minta putar balik, satu pengendara kami berikan pembinaan karena tidak memakai masker,” jelas Aris. (Roy)

BERITA REKOMENDASI