Petugas Rutan Bantul Geledah Kamar Tahanan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantul menggeledah semua kamar tahanan di komplek rutan setempat, Senin (13/07/2020) malam. Penggeledahan kamar tahanan secara mendadak ini dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya peredaran narkotika di dalam rutan.

“Jangan sampai ada peredaran narkotika dalam rutan, sehingga harus ada upaya antisipasi dengan penggeledahan kamar secara spontanitas,” ungkap Kepala Rutan Bantul, Doni Handriansyah.

Selain antisipasi peredaran narkotika, operasi ini juga bertujuan untuk pencegahan jangan sampai ada barang-barang masuk di dalam kamar. Adanya barang dalam kamar tahanan dikhawatirkan bisa dipergunakan untuk melakukan kejahatan atau mencelakakan warga binaan lain.

Dalam operasi kamar tersebut, petugas tidak menemukan jenis narkotika atau sejenisnya. Namun petugas mendapati beberapa jenis barang seperti paku, tali, gambar-gambar perempuan cantik, battery dan lainnya.

Selama masa pandemi ini, Doni Handriansyah menekankan kepada jajarannya untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di lingkungan rutan. Salah satunya larangan bagi para warga binaan melakukan kontak langsung dengan orang luar.

“Untuk kunjungan keluarga sementara memanfaatkan vicon. Ketika tidur tidak boleh berdekatan dan upaya pencegahan lainnya,” tegasnya.

Kapasitas Rutan Bantul saat ini mampu menampung 127 orang, sedangkan jumlah tahanan ada 96 orang sehingga setiap kamar tidak diisi penuh dan bagi tahanan baru wajib jalani rapid test. Pada Selasa (14/07/2020), sebanyak 81 warga binaan di Rutan Bantul menjalani rapid test dan hasilnya semua non reaktif. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI