Pilkada Bantul Rawan Politik Uang

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kabupaten Bantul sangat berpotensi terjadi politik uang dalam pelaksanaan Pemilihan Lurah Desa (Pilurdes) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 2020. Hal tersebut dikemukakan Kapolres Bantul, AKBP Wahcyu Tri Budi Sulistyono SIK. Karena itu Kapolres mengimbau selama pelaksanaan Pilurdes dan Pilkada, masyarakat berhati-hati dan tidak terpengaruh atau terpancing dalam permainan politik uang, memberi maupun menerima.

“Pelaku politik uang yang ditemukan bukti dapat terjerat hukum. Kalau masyarakat mengetahui ada pelaku politik uang dan mempunyai bukti laporkan saja ke polisi, kami nanti juga akan mendirikan Pos Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu),” jelas Kapolres Bantul.

Kapolres Bantul juga berharap, masyarakat menjadikan Pilurdes dan Pilkada sebagai perhelatan pesta demokrasi yang menyenangkan, bukan malah menghantui atau menakut-nakuti. Seperti saat kelompok pendukung melakukan kampanye menggunakan sepeda motor yang knalpotnya diblombong sehingga sangat mengganggu kegiatan masyarakat lainnya. Juga menakut-nakuti pengguna jalan yang berpapasan.

Selama tahapan Pilurdes dan Pilkada semua pihak mestinya harus berpikir cerdas, jangan sampai terjadi permusuhan antar saudara, antar tetangga, bahkan satu rumah bisa retak hubungan saudara karena beda pilihan atau karena kesusupan pelaku politik uang. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI