Pisah Pertengkaran, Anggota DPRD Bantul Malah Kena Pukul

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRjogja.com – Eko Sutrisno Aji (45) seorang anggota DPRD Bantul, warga Jodog Gilangharjo Pandak Bantul, mengalami luka-luka pada kepala sisi kanan, akibat dipukul dengan senter Police oleh BP (26) warga Kwalangan Wijirejo Pandak Bantul. Karena luka kepalanya korban mendapat 5 jahitan di RSU UII Pandak. Sekarang korban dirujuk dan opname di RSUD Panembahan Senopati Bantul.

Menurut laporan anak korban, Aqil Dhiyaa Izzudin (23) yang disampaikan ke Polres Bantul, kasus pemukulan anggota DPRD Bantul tersebut terjadi Minggu (22/8) malam di Jodoh dekat rumah korban, sekitar pukul 20.30. Awal kejadian, tersangka datang ke rumah Muslimin bermaksud akan menemui istri Muslimin, yakni Istiqomah dan anaknya. Tetapi ketika sampai di rumah Muslimin hanya ketemu dengan orang tuanya. Karena tidak ketemu yang cari, tersangka marah dan terjadi keributan yang didengar oleh para tetangga.

Kejadian tersebut memancing Ketua RT dan Dukuh setempat mendatangi tempat keributan, bermaksud untuk menenangkan situasi dengan dialog, tetapi upaya mediasi dari Ketua RT dan Dukuh tidak digubris oleh tersangka, bahkan ketegangan semakin memuncak.

Mengetahui keributan yang semakin memanas, Eko Sutrisno selaku tokoh masyarakat datang ke lokasi kejadian berusaha untuk ikut melerai. Tetapi malah dihadang dan dipukul oleh tersangka menggunakan ujung sener Police. Akibatnya kepala korban mengalami luka dan bercucuran darah. Korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Teman korban yang duduk di DPRD Bantul, Jumakir yang menunggui korban mengatakan, korban sudah mendapat perawatan di RSUD Panembahan Senopati. “Mas Eko sudah sehat, tetapi agak pusing, mungkin karena lukanya,” jelasnya.

Jumakir selaku teman di Dewan, menyerahkan kasus tersebut kepada Polres Bantul. Sementara Kapolres Bantul AKBP Ihsan SIK didampingi Kasat Reskrim Polres Bantul, Ngadi SH MH mengatakan , kasus tersebut masih dalam pemeriksaan Polres Bantul. Pelaku pemukulan anggota DPRD Bantul langsung berhasil ditangkap dan sekarang menjalani pemeriksaan. Dalam kasus tersebut bisa dijerat pasal 351 KUHP, yakni telah melakukan penganiayaan. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI