Polemik TPST Piyungan, Amir: Lihat Dampak Positif dan Negatifnya

Editor: Agus Sigit

PIYUNGAN, KRjogja.com – Lokasi baru untuk mengolah sampah sebuah keharusan. Kondisi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan saat ini makin sempit. Pengolahan sampah sepertinya menjadi solusi paling efektif di masa mendatang. Sementara DPRD DIY minta masyarakat untuk melihat dampak positif dari rencana tersebut.

“Lokasi baru selain di TPST Piyungan sangat mendesak dibutuhkan sebagai alternatif lain. TPST Piyungan sekarang ini sudah cukup berat menampung sampah dari Kota Jogja Kabupaten Sleman dan kabupaten Bantul,” ujar Staf Pengumpulan dan Pengangkutan Sampah Balai Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, Jito, Rabu (19/5).

Dengan kondisi seperti itu, rencana pembangunan tempat pengolahan sampah baru jadi solusi. Sebagaimana diketahui ditempat yang baru tersebut, nantinya sampah tidak sekedar di timbun. Tetapi sampah dari dua Kabupaten Bantul, Sleman serta Kota dimusnahkan.

“Rencana pembangunan lokasi pengolahan sampah itu untuk mengolah sampah, tidak seperti di TPST Piyungan,” jelasnya.

Menurut Jito, melihat kondisi lapangan sekarang ini TPST Piyungan diprediksi tidak akan berumur panjang alias sudah penuh dalam beberapa tahun terakhir.

BERITA REKOMENDASI