Polisi Bekuk Pelaku Curas asal Karanganyar

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Petugas Polsek Piyungan Polres Bantul Polda DIY meringkus tersangka pencurian dengan kekerasan (curas) di Gondangrejo Karanganyar Jawa Tengah. Ik (59) warga Wonolapan Wonorejo Gondangrejo Karanganyar Jawa Tengah meringkuk di sel tahanan Polsek Piyungan dengan barang bukti sebuah handphone. Kini kasus tersebut masih dikembangkan penyidik, karena di daerah lain seperti Prambanan, Kalasan serta Pedan Klaten kerap terjadi kasus dengan modus sama.

Kanit Reskrim Polsek Piyungan Bantul, Iptu Jamingan SH mengatakan, kasus curas tersebut terjadi pertengahan Mei 2019 di sebuah diler motor Jalan Wonosari Sandeyan Srimulyo Piyungan Bantul. Siang itu tersangka bersama Ed yang kini buron mendatangi diler tersebut.

Setelah itu mereka pura-pura minta informasi tentang harga motor. Kemudian Ed melihat motor dengan diantar oleh salah satu penjaga diler itu. Sedang Ik terus mengintai handphone di atas meja disalah satu sudut diler itu. "Tersangka Ik ini sebelumnya sudah diberi tahu oleh Ed agar mengambil handphone tersebut," ujarnya.

Setalah hanphone berada ditangan, pelaku meninggalkan diler. Namun korban Hidayatun Nafisah (20) warga Banjar Harjo Muntuk Dlingo tahu jika handphone berada di saku tersangka Ik.

Korban berusaha meminta dan oleh tersangka Ik di dorong hingga jatuh. Setelah korbannya jatuh, tersangka Ik dan Ed lari ke barat. Setelah peristiwa itu, korban lapor ke Polsek Piyungan Bantul.

Jamingan mengatakan, berbekal keterangan saksi dan korban kecurigaan mengarah kepada tersangka Ik. Akhirnya Rabu pekan lalu petugas menyergap Ik dirumahnya, sedang Edy hingga kini masih buron.

Jamingan mengatakan, dibeberapa wilayah banyak kejaidian dengan modus sama. Bahkan di daerah Pedan Klaten sudah terbukti , jika Ik dan rekannya sebagai pelaku utama. Sementara untuk kasus serupa di Kalasan, Prambanan belum diketahui apakah ulah jaringan Ik atau bukan.

"Modusnya mereka pura pura masuk diler atau toko pakaian untuk mencari mangsa. Tetapi orang Solo kok beli motor di Jalan Wonosari, menurut kami itu hanya modus saja," ujar Jamingan. (Roy)

BERITA REKOMENDASI