Polisi Mengaji, Tangkal Radikalisme di Masyarakat

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Program bertema ‘Polisi Mengaji’ jadi pijakan untuk memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) digelar di Polres Bantul, Senin (12/06/2017). Acara tersebut bagian dari safari Ramadan sekaligus menyongsong HUT Bhayangkara ke -71.

Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi SIK MM mengatakan esensi terpenting dari program itu yakni meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota polri. Dari kegiatan itu, Imam optimis akan tercipta kebersamaan antara polri dan masyarakat. "Terciptanya kebersamaan antara polri dan masyarakat dalam kegiatan ini mampu menangkal gerakan radikalisme," ujar Imam Kabut.

Sementara Koordinator Nusantara Mengaji Wilayah DIY,  Umarudin Masdar mengatakan, program itu merupakan bagian dari upaya memasyarakatkan khataman Al Quran. Sebelum khataman bareng Polisi ini pihaknya juga menggelar khataman dengan narapidana, warga binaan LP Wirogunan Yogyakarta. " Nusantara mengaji merupakan upaya memasyarakatkan khataman Al Quran, gerakan nasional yang sudah dimulai sejak awal tahun kemarin," katanya.

Dijelaskan, khataman Al Quran bukan sekedar program mengaji, tetapi lebih pada upaya peningkatan kualitas mental masyarakat Indonesia. Sehingga semakin banyak masyarakat yang khataman akan membawa dampak baik bagi keberlangsungan kehidupan masyarakat Indonesia. (Roy)

BERITA REKOMENDASI