Polisi Petakan Jalur ‘Tengkorak’ di Dlingo

BANTUL (KRjogja.com) – Ruas jalan di Kecamatan  Dlingo Bantul masuk dalam kategori rawan kecelakaan atau sering disebut jalur ‘tengkorak’. Banyak faktor jadi pemicu kecelakaan, diantaranya minimnya rambu serta penerangan jalan.

Kapolsek Dlingo AKP Amir Machmud SH, Kamis (04/08/2016) mengungkapkan, di wilayah Dlingo Bantul banyak ditemukan ruas jalan menanjak dan menikung.  Tetapi berdasarkan pantauan di lapangan Jalan Kaliurang perbatasan Muntuk –Dlingo jadi lokasi paling sering terjadinya kecelakaan.

"Selain menanjak juga  menikung, itu yang kerap jadi pemicu kecalakaan tunggal. Terutama bagi pengguna jalan yang belum menguasai medan, kawasan itu sering disebut jalur tengkorak," ujar Amir.  Bahkan disisi timur jembatan ada jalan menikung dan menanjak sangat panjang. Melintasi medan seperti itu jika baru sekali lewat atau kendaraan tidak siap bisa 'mlorot'.

Dengan kondisi itu Amir berharap pemerintah segera mengambil kebijakan terutama melakukan  kajian soal kemiringan jalan. Tidak kalah penting melebarkan tikungan agar kendaraan bisa leluasa bermanuver. Sekarang ini warga merasa terpanggil memasang rambu setelah banyak kecelakaan di Kaliurang. "Pemasangan rambu itu karena kepedulian warga dan Polsek Dlingo, yang prihatin banyak kecelakaan," ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI