Polisi Tangkap Pemuda yang Peras Korbannya Karena Serempetan

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRJogja.com) – Tim Buru Sergap (Buser) Polsek Banguntapan Bantul kembali menyergap tersangka pemerasan dengan modus pura-pura menyerempet kendaraan, Senin (15/1). 

Hingga kini tersangka Pm (31) warga Pedak Baru Banguntapan Bantul  masih menjalani pemeriksaan di Reskrim Polsek Banguntapan. Dari tangan tersangka polisi menyita barang bukti 1 unit motor Honda Scopy AB 6366 CG, uang tunai Rp. 329.000, serta satu buah handphone.

Pihak keluarga tersangka sendiri membantah bahwa yang terjadi sebenarnya adalah serempetan. Bukan sengaja diserempet. "Jadi memang kejadiannya serempetan, bukan sengaja menyerempet," kata keluarga yang tidak mau disebutkan namanya.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Polsek  Banguntapan Aiptu Agus Rudationo SH mengatakan, sebelum disergap Tim Buser di daerah Gowok Depok Barat Sleman. Tersangka melakukan pemerasan terhadap Ahmad Farid Ilham asal Kliwonan Sawangargo Salaman Magelang beberapa waktu lalu di daerah Banguntapan. Dalam menjalankan aksinya tersangka memempet korban dan  langsung menggertak jika sebelumnya sudah menyerempet motornya. Mendapat gertakan itu korban bersama rekannya ketakutan. Sementara tersangka langsung minta uang dan handphone. Padahal antara korban tersangka tidak pernah terjadi senggolan kendaraan.

“Sebelum pergi tersangka berujar kepada korban jika mencari diminta datang ke Studio Radio  Yasika di Karangkajen. Karena tersangka mengaku jaga parkir disana,” ujar Suhadi. Namun setelah dicek tidak ditemukan, karena hanya siasat tersangka untuk mengilangkan jejak. Peristiwa pemerasan dengan modus baru tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Banguntapan oleh korban.

Tim Buser di Pimpin Aiptu Arif Budiyanto SH bergerak dilapangan dengan bekal keterangan korban dan sejumlah saksi. Sejumlah lokasi sudah disisir petugas, namun Pm tidak pernah muncul. Kemudian pada Senin (15/1) sekitar pukul 12.30 petugas  melihat  jejak tersangka di daerah Gowok memgendarai motor. Tidak mau buruannya lepas, Tim Buser langsung memepet tersangka yang sedang memacu motornya ditengah kampung. 

“Ini tersangka bilangnya baru sekali, tetapi  kami belum yakin semua masih dikembangkan anggota,” ujar Suhadi. Tersangka Pm bersikeras baru sekali melakukan pemerasan dengan modus serempetan tersebut. Hasil dari tindakannya itu juga digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari–hari. (Roy)
 

BERITA REKOMENDASI