Polisi Terus Perangi Kejahatan Jalanan

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Rudy Prabowo SIK SH didampingi Kapolsek Pleret AKP Sumanto mengatakan, pihaknya tidak akan pernah mentolelir bagi pelaku kejahatan jalanan. 

Pelanggaran hukum  kejahatan jalanan harus diproses sesuai dengan hukum yang  berlaku. Pernyataan dari Sultan Hamengku Buwono X sekaligus raja Yogyakarta agar pelaku klitih ditindak tegas jadi memotivasi dalam memerangi kejahatan jalanan.  Sejak awal Polres Bantul  punya komitmen bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan.  

"Mereka itu sudah mengganggu keamanan , ketertiban  Yogyakarta sebagai kota pariwisata, budaya serta pendidikan. Jadi siapapun yang membuat onar pasti kami tidak tegas. Tetapi dari empat orang yang diamankan itu  belum ada yang jadi tersangka. Semua masih proses, " ujar Rudy Prabowo. 

Sementara itu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Kombes Pol Dr Hadi Utomo SH MH menambahkan, pelaku penganiayaan jalanan selalu punya motivasi melakukan kejahatan terhadap orang lain. Biasanya mereka menganiaya orang lain karena memiliki rasa ingin membalas dan tidak ingin dilecehkan oleh geng atau kelompok lain.

”Kalau bicara klithih, biasanya tidak ada motif untuk menganiaya orang lain. Peristiwa yang terjadi ini merupakan penganiayaan jalanan dan seluruh pelaku punya motif melakukan penganiayaan kepada siapa saja yang ditemui ketika ditanya dan jawabannya tidak mengenakkan,” jelasnya.

Pelaku penganiayaan jalanan menjadi lebih mudah marah karena mengonsumsi obat keras yang dilarang peredarannya. Hadi menambahkan, pencegahan yang harus dilakukan yakni mengawasi pola asuh orangtua, khususnya yang punya anak berusia remaja. (Roy/Ira/R-2)

BERITA REKOMENDASI