Polres Bantul ‘Panen’ Kasus Narkoba, Empat Pelaku Diringkus

BANTUL, KRJOGJA.com – Dua hari berturut-turut, Sabtu-Minggu (27-28/6) petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bantul Polda DIY dipimpin AKP Ronny Prasadana SIK MH, berhasil membekuk empat pelaku penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Barang bukti yang disita dari keempat tersangka, total mencapai ratusan butir pil Alprazolam.

Keempat tersangka yang hingga Kamis (02/07/2020) masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Bantul, masing-masing KA (20) warga Jeron Tabag, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, Wr (29) warga Ngeblak, Wijirejo, Pandak, Bantul, RF (22) warga Kayen, Sendangsari, Pajangan, Bantul, dan AH (17) warga Juwono, Triharjo, Pandak, Bantul. Barang bukti yang disita petugas masing-masing dari KA (118 butir pil daftar G dan handphone Oppo), Wr (17 butir pil daftar G dan handphone Xiomi, RF (1.400 butir pil daftar G dan handphone A1K), dan AH (10 butir pil Alprazolam)

Kasat Resnarkoba Polres Bantul AKP Ronny Prasadana SIK MH didampingi Kanit I Ipda Sutrisno, Kamis (02/07/2020) menjelaskan penangkapan terhadap tersangka KA, Wr, dan RF dilakukan petugas pada Sabtu (27/06/2020).Petugas menerima infomrasi bahwa di rumah tersangka KA di Jeron Tabag sering digunakan sebagai tempat ‘pesta’ pil koplo. Berdasarkan informasi tersebut petugas langsung mendatangi rumah tersebut.

Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas mendapati KA beserta barang bukti 118 butir pil daftar G. Kepada petugas, KA mengaku bahwa barang haram yang dimiliki berasal dari Wr. Dari pengakuan KA, petugas kemudian mendatangi rumah Wr, dan mendapati barang bukti 17 butir pil daftar G. Tersangka Wr mengaku telah menjual barang haram kepada RF sebanyak 1.400 butir pil daftar G. “Pengakuan itu sama dengan jumlah barang bukti yang disita petugas di rumah RF,” jelas Ronny Prasadana.

Selanjutnya pada Minggu (28/06/2020) petugas melakukan penggrebekan di rumah AH di Juwono, Triharjo, Pandak, Bantul. Penggrebekan dilakukan berdasar keterangan ketiga tersangka, bahwa di rumah AH sering dijadikan tempat kulakan pil koplo. Saat itu petugas mencurigai AH yang mengendarai sepeda motor berhenti di pinggir jalan. Ketika digeledah ditemukan 10 butir pil Alprazolam.

“Saat rumahnya digeledah, ditemukan beberapa butir pil koplo yang diduga merupakan sisa penjualan dari barang haram terdahulu,” jelas Ronny Prasadana. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI