Polsek Pajangan Beri Penghargaan FPRB

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kapolsek Pajangan Polres Bantul Polda DIY AKP Titik Esti Handayani S IKom MM memberikan penghargaan kepada Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) tiga kalurahan di Kapanewon Pajangan Kabupaten Bantul, Kamis (18/02/2021). Tiga FPRB yakni Anta Wirya Kalurahan Guwosari, FPRB Kompak Kalurahan Triwidadi serta FPRB Abi Lawa Kalurahan Sendangsari.

Penyarahan penghargaaan dilaksanakan di Polsek Pajangan. Selain memberikan penghargaan kepada FPRB, kapolsek juga memberikan apresiasi kepada 4 anggota Polsek Pajangan. Dalam acara itu juga dihadiri Penewu Pajangan, Anjar Arintaka Putra S Sos MM.

Titik Esti Handayani menjelaskan, penghargaan dan penyerahan uang pembinaan kepada tiga FPRB di Kapanewon Pajangan diberikan karena dedikasinya dan loyalitasnya dalam pencegahan penyebaran covid 19 dan juga bencana alam. Sejauh ini FPRB di Kalurahan Sendangsari, Triwidadi serta Guwosari selalu bekerjasama dengan Satgas Covid dari kapanewon, koramil, puskesmas, masyarakat dan juga Polsek Pajangan.

Penghargaan tersebut sebenarnya tidak sebanding dengan pengorbanan yang diberikan oleh teman-teman FPRB ditiga kelurahan tersebut. Titik menyadari sepenuhnya jajaran Polsek Pajangan tidak akan mampu bergerak sendiri dalam berbagai program tanpa dukungan semua elemen masyarakat.

Wakil Ketua FPRB Abi Lawa Kalurahan Sendangsari Kapanewon Pajangan Bantul, Saifudin mengatakan, penghargaaan dari Polsek Pajangan menjadi spirit bagi FPRB dalam mengabdi kepada masyarakat. Dijelaskan, sejauh ini FPRB Abi Lawa fokus dalam penangan Covid-19. Termasuk dalam penanganan bencana alam yang akhir -akhir ini kerap terjadi.

FPRB juga beberapa kali memakamkan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.
Saifudin mengatakan, FPRB Abi Lawa punya komitmen memberikan kontribusi kepada masyarakat Sendangsari. Lewat kegiatan penyemprotan disinfektan untuk melawan Covid-19. Namun akhir akhir konsentrasi FPRB harus terbagi karena harus menangani bencana alam yang setiap waktu terjadi.

“Selain fokus dan memberikan edukasi kapada warga terkait prokes, FPRB kini harus fokus pula dalam menghadapi segala potensi bancana alam, itu menjadi tantangan kami,” ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI