Portina, Wujud Nguri-Uri Budaya Indonesia

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRjogja.com – Sebagai bagian dari usaha nguri-uri budaya dan warisan Indonesia, Dinas Kebudayaan Pemkab Bantul membentuk Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina). Pembentukan Portina dilakukan karena keprihatinan akan berbagai jenis olahraga tradisional dan dolanan anak lambat laun mulai tenggelam dan kurang dikenal anak-anak.

Kepala Dinas Kebudayaan (Dikbud) (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul yang juga Ketua Portina Bantul, Nugroho Eko Setyanto S.Sos, MM usai pelaksanaan Pelantikan Pengurus Portina, Sabtu (26/6) menuturkan Portina salah satu usaha mempertahankan dan melestarikan kegiatan olahraga tradisional sebagau kekayaan budaya bangsa yang perlu dilestarikan

.”Harapannya dapat membentuk watak kepribadian bangsa yang bermartabat dan berbudaya,” jelasnya.

Pengarah Portina DIY, Yahya M menambahkan ada 11 cabang olahraga dan permainan tradisional  di antaranya engrang, gebuk bantal, terompak panjang ,lari balok, tarik tambang, patok lele (benthik) dan sebagainya. Sementara 4 kegiatan lainnya masih dalam usulan.

“Kegiatan ini sebagai wujud jati diri bangsa. Kami Portina menginduk di  KORMI (Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat),” tegasnya. (Aje)

 

BERITA REKOMENDASI