PPP Usulkan Novi Dampingi Halim Maju Pilkada Bantul

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Ketua DPC PPP Bantul, Drs H Hasyim Turmudzi mengusulkan nama Bendahara DPC Dyah Heningtyas Noviani SH untuk mendampingi Abdul Halim Muslih dalam Pilkada Bantul 2020. Hal itu disampaikan Hasyim dalam  pertemuan dan silaturahmi Halim dengan Pengurus DPC PPP Bantul di Aula Taman Wisata Kolam Renang Tirtatamansari Bantul, Selasa (23/07/2019) petang.

"Kami keluarga besar PPP dengan senang hati menerima silaturahmi dan perkenalan dengan Abdul Halim Muslih yang akan mencalonkan sebagai Bupati Bantul. Dalam pertemuan tersebut kami juga mengajukan calon Bu Novi untuk mendampingi," ujar Hasyim usai pertemuan.

Atas tawaran tersebut pihak Halim belum memberikan jawaban apakah mau menerima tawaran tersebut atau tidak. Sehingga antara kedua belah pihak sama-sama belum sepakat untuk duet.

Karena hingga saat ini Hasyim menilai kalau Halim masih melakukan penjaringan dan penjajakan untuk mencari calon wakil yang cocok dengan dirinya. "Ini belum final, bisa saja Halim akan memilih calon lain. Tetapi ada calon dari partai lain yang nantinya diusung tak sesuai dengan asas Islam tentu akan kami tolak dan PPP tak akan ikut mereka," tegas Hasyim.

Sementara Abdul Halim Muslih menyatakan, pertemuannya dengan PPP sebagai tugas dari PKB untuk melakukan komunikasi politik. Menurutnya PPP memiliki hubungan yang sangat dekat dengan PKB sehingga menjadi prioritas bagi Halim untuk melakukan silaturahmi.

"PPP itu partai besar dan menjadi rumah besarnya umat Islam. Sehingga pertemuan ini menjadi starting poin untuk melakukan komunikasi politik lebih lanjut. Sampai saat ini kami belum bisa menyimpulkan apa-apa karena dinamika politik sampai saat ini masih berjalan," tegasnya.

Disini lain, Dyah Heningtyas Noviani SH yang juga sebagai Ketua Pelaksana Silaturahmi tersebut menilai pertemuan PPP dengan Halim sebagai salah satu proses penjaringan. Selain dengan Halim, sebelumnya PPP telah melalukan penjaringan dengan Agus Santoso.

Tetapi dari pertemuan sebelumnya, terlihat komunikasi politik ini sangat cocok, apalagi antara PPP dan PKB sebagai partai Islam. Selain itu sinyal PPP untuk bmendukung Halim karena dinilai telah berkarya dalam membangun Bantul. 

"Tetapi sampai saat ini PPP belum secara resmi memberikan dukungan kepada siapapun dalam pilkada termasuk pak Halim karena belum ada keputusan partai. Kami masih melihat calon lain siapa saja yang akan diusung partai lain," tegas Novi. (Usa)

BERITA REKOMENDASI