Prestasi Membanggakan Atlet Difabel PB Sportivo Yogya

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL, KRJOGJA.com – Dalam upaya meraih prestasi yang diinginkan pada kejuaraan bulutangkis yang diadakan di Pengda PBSI DIY pada 2021, Perkumpulan Bulutangkis (PB) Sportivo Yogyakarta menyiapkan para atlet terbaik termasuk atlet berkebutuhan khusus (difabel). Hal tersebut diungkapkan pelatih PB Sportivo Asnawi saat ditemui KR di sela latihan di GOR Serbaguna Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul, Sabtu (6/2).

Asnawi menjelaskan, klub asuhannya saat ini memiliki sekitar 35 atlet, 9 di antaranya merupakan atlet difabel (berkebutuhan khusus) yang meliputi tunarungu (5 atlet) dan tunagrahita (4 atlet). Tiga atlet berkebutuhan khusus ini sudah memberikan yang terbaik bagi klub maupun PBSI DIY, karena mereka sukses menjadi juara nasional bulutangkis kelompok tunagrahita dalam Peparnas 2019 yang diraih Meydawati. Sebelum tampil di Peparnas 2019, Meydawati yang saat ini kuliah di UNY bidang kepelatihan juga juara nasional di Solo tahun 2017.

“Selain Meydawati, atlet Sportivo Monica Oktavian Setyarini kelompok tunarungu juga berhasil menjadi juara II nasional dalam Peparnas 2019 dan Hasna Nurwida Aznam juara II Peparda DIY pada tahun yang sama. Di kelompok putra atlet Sportivo yang berprestasi di tingkat nasional adalah Rasendra (juara III Peparnas) dan M Rafi Zulfandi (Peparda) DIY ,” ujar Asnawi.

Menurut Asnawi, dalam kejuaraan bulutangkis kota (Kejurkot) PBSI Yogyakarta akhir Desember 2020 lalu, PB Sportivo sukses merebut dua medali perunggu di nomor ganda remaja putra lewat pasangan M Rafi/Felix Alfarado dan Pandu Sasmita/Rasendra. Dengan prestasi yang sudah diraih dalam kejuaraan bulutangkis tahun lalu, PB Sportivo berharap dalam kejuaraan bulutangkis tahun ini, mampu merebut prestasi yang lebih baik lagi. “Dalam kejuaraan tahun ini baik Djarum Multi Cabang (DMC) maupun kejurda, PB Sportivo mematok target 1 medali emas, 2 perak dan 2 perunggu,” ujar Asnawi.

BERITA REKOMENDASI