Privy ID, Startup Tanda Tangan Digital Buka Kantor di Yogya

BANTUL, KRJOGJA.com –  PrivyID sebagai satu-satunya startup tanda tangan digital di Indonesia resmi membuka kantor cabang di Yogyakarta Jumat, (01/02/2019). Pemilihan ini dilatar belakangi oleh para pendiri PrivyID yang lahir dan mengembangkan produk ini di Yogyakarta.

“PrivyID ini merupakan hasil perjuangan selama 4 tahun merintis. Dimulai pada tahun 2014 Oktober dengan menyewa rumah di Gedong Kuning seluas 80 meter persegi,” kenang Marshall Pribadi selaku CEO PrivyID dalam pembukaan Kantor Privy Quarter.

Disampaikan Marshall, PrivyID pada awalnya bernama PrivyDoc yang berguna untuk mengelola dokumen-dokumen legal, misalnya dokumen perjanjian. Kegagalan pada PrivyDoc mengantarkan Marshall Pambudi, Guritno Adi Saputra, Johan Andreas dan Krishna Chandra pada sudut pandang dunia yang membutuhkan identitas yang terpercaya di dunia maya untuk transaksi online dan tanda tangan digital yang mengikat secara hukum.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Ir Riki Arif Gunawan MSc selaku Pelaksana tugas Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika, Prof Zuhdan Arif Fakrulloh SH MH dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dr Edmon Makarim SKom SH LLM. sebagai Kepala Lembaga Kajian Hukum Tekonologi, serta Anton Setiawan dari Direktur Proteksi Ekonomi Digital BSSN.

PrivyID menerapkan teknologi kriptografi asimetris dan hardware grade militer sehingga data pelanggan tidak bisa dipalsukan, mampu mendeteksi setiap perubahan pada dokumen, serta mewakili setiap penandatangan dengan khusus. Saat ini PriviID mampu dipercaya  3 juta masyarakat Indonesia dan diakui oleh Kominfo dan Bank Indonesia. (Maylatul Aspiya)

BERITA REKOMENDASI