Program OTT Sampah Jaring Warga Bandel

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Bantul gencar melaksanakan program untuk memerangi warga bandel yang kerap membuang sampah sembarangan. Bahkan sejak dua pekan lalu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul secara khusus membentuk Tim Operasi Tangkap Tangan (OTT) pembuang sampah liar. Tim tersebut terus bergerak untuk memantau di sejumlah titik kecamatan di Bantul, targetnya untuk menjaring masyarakat yang membuang sampah sembarangan.

“Setelah dua pekan kami melakukan OTT pembuang sampah liar, mereka yang kami tangkap semua beralasan karena tidak tahu lokasi harus membuang sampah lantaran tidak punya lahan,” Sekretaris DLH Bantul, Indriyanta disela memimpin OTT pembuang sampah liar di Jalan Lingkar Selatan Singosaren Banguntapan Bantul, Senin (26/03/2018).

Indriyanta mengatakan dalam program OTT sampah itu personelnya dari unsur Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Muspika, serta personel dari Polsek Banguntapan serta dari desa setempat. Petugas melakukan pemantuan dilokasi yang biasa digunakan untuk membuang sampah masyarakat, setelah terbukti membuang sampah tidak pada tempatnya langsung diminta tanda tangan surat pernyataan tidak akan mengulangi.

"Kami masih melakukan pembinaan kepada warga yang terjaring OTT. Tetapi dalam waktu dekat ini akan kami penerapan  sanksi sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya.

Selama ini warga nekat membuang sampah sembarangan karena tidak mengetahui  lokasi semestinya. Indriyanta mengungkapkan, warga yang kena OTT juga langsung diberi tahu lokasi untuk membuang sampah :Sesuai dengan target bupati, tahun 2019 Bantul harus bersih sampah. Itu target kami,” jelasnya.

Pihaknya tidak menampik sejumlah masyarakat masih perlu ditingkatkan kesadarannya dalam mengelola sampah. Menurutnya jika dikelola dengan baik maka sampah akan memiliki nilai ekonomis tinggi. (Roy)

BERITA REKOMENDASI