Program Strategis Nasional BPN, Pandemi Jadi Kendala Pelaksanaan PTSL

Editor: Ary B Prass

BANTUL, KRJOGJA.com –  Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bantul bekerjasama dengan Komisi II DPR RI menggelar  Sosialisasi Program Strategis Nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sosialisasi digelar di Hotel Queen Resort Parangtritis, Senin (24/1/2022). Dalam kesempatan tersebut secara simbolis diserahkan sertipikat tanah kepada masyarakat sekitar Kapanewon Kretek oleh anggota Komisi II DPR RI Ir Ibnu Mahmud Billaludin.
Hadir dalam kegiatan tersebut PLt Kakanwil BPN DIY, Suwito SH MKn, Kakan BPN Bantul, Iskandar Subagya SH dan sejumlah staf ahli Komisi DPR RI.
Kakanwil BPN DIY mengungkapkan, Kabupaten Bantul memiliki luas wilayah 506, 8 Km dengan estimasi jumlah bidang tanah sebanyak 668.641 bidang . Dari jumlah tersebut sampai saat ini telah terdaftar sebanyak 668.641 bidang atau 99.63 persen. Yang belum terdaftar sebanyak 1.091 bidang. Sedangkan capaian pendaftaran tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistimatik Lengkap (PTSL) yang dilaksanakan sejak tahun 2017 sebanyak 137.584 bidang atau 20.58 persen dari jumlah bidang tanah terdaftar di Kabupaten Bantul.
Dijelaskan, pada 2021 program PTSL yang dilaksanakan di Kantor Pertanahan Bantul telah selesai 7237 sertifikat yang tersebar di 21 kalurahan se Bantul. “Pandemi Covid-19 ternyata menjadi kendala bagi masyarakat dalam pelaksanaan PTSL di lapang . Tetapi Tim PTSL Kabupaten Bantul tetap mampu menyelesaikan proses sertifikasi mencapai 96,5 persen dari target sertifikat.

BERITA REKOMENDASI