Punya Aplikasi Juru Sampah, Desa Caturharjo Launching RKS 77

Dalam pengelolaan sampah di RKS, sampah non organik di kategorikan menjadi 2 jenis, yaitu laku jual dan tidak laku jual (residu). RKS akan berada di 77 RT di desa Caturharjo bantul. Istilah RKS mengadopsi sistem bank sampah yang lebih disederhanakan sehingga mudah diterapkan dimasyarakat pada umumnya.

Sebelumnya, Pemerintah Desa Caturharjo, bantul telah mencanangkan gerakan lanjutan 4000 jogangan. Gerakan lanjutan itu adalah gerakan 77 RKS, Seko Pabrik Bali Pabrik. RKS ini hanya untuk sampah non organik Rumah kumpul sampah digunakan untuk mengumpulkan semua jenis sampah yang tidak dapat terurai oleh secara alami. Dalam pengelolaan sampah di RKS, sampah non organik di kategorikan menjadi 2 jenis, yaitu laku jual dan tidak laku jual (residu). RKS akan berada di 77 RT di desa Caturharjo. Setiap RKS dikelola oleh 1 orang koordinator.

“RKS tidak menuntut pengelolanya untuk memilah hingga puluhan jenis sampah. RKS hanya memilah menjadi 3 kategori saja, busuk masuk jogangan, laku jual dan tidak laku jual masuk RKS.

RKS tidak menuntut pengelola nya untuk administrasi rumit,  cukup siapa pelangganya dan tabungannya tiap bulan yang sudah diitungkan oleh bank sampah induk. RKS mengajarkan kekeluargaan karena tabungan dari penjualan RKS adalah tabungan tiap RT artinya sistem tanggung renteng. Berbeda dengan Bank sampah yang lebih bersifat individual,” urainyam

Pengelolaan tersebut telah dilaksanakan secara swadaya oleh seluruh warga dengan difasilitasi desa melalui BUMDESA Catur Mandiri dengan unit pengelolaan sampahnya yaitu Gasik Resik Mandiri (GRM).

Lambat laun perkembangnnya pengelola menggandeng PT Juru Supervisi Indonesia yang berhasil menciptakan terobosan baru tentang penggunaan sistem informasi digital untuk pengelolaan sampah, dengan nama Aplikasi Juru Sampah.

Aplikasi yang dapat sesuai dengan visi misi pengelolaan sampah desa kami yaitu “seko lemah bali lemah, seko pabrik bali pabrik”. Aplikasi ini berperan sebagai sistem informasi, sistem yang mengkoneksikan semua stakeholder yang terkait dengan aktivitas pengelolaan sampah. Aplikasi yang sudah tersedia di playstore ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini minim informasi mengenai semua hal terkait persampahan dan mempermudah dalam sistem jaringan untuk mengembangkan usaha di bidang pengelolaan sampah. (Aje)

BERITA REKOMENDASI