Ratusan RTLH di Bantul Bakal Diperbaiki

BANTUL, KRJOGJA.com – Sebanyak 960 kepala keluarga (KK) di Bantul  menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahun 2018.  Program itu secara khusus diberikan kepada warga kurang mampu di Bantul yang tempat tinggalnya masuk ketegori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Setiap KK  mendapat Rp 15 juta. Sementara tahun 2019 anggota Komisi V DPR RI Drs HM Idham Samawi bakal memperjuangkan 10 ribu warga kurang mampu di DIY masuk program BSPS.

“Tahun ini di DIY program BSPS  diterima DIY keseluruhan 2.800 KK, dari jumlah itu 960 diterima rakyat Bantul,” ujar anggota Komisi V DPR RI, Drs HM Idham Samawi disela penyerahan rumah di Balai Desa Wukirsari Kecamatan Imiogiri Bantul, Senin (17/9/2018). Dalam acara itu juga dihadiri Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana, Kasatker Penyediaan Perumahan Yogyakarta Kementerian PUPR Supratman, Ketua DPRD  Bantul, H Hanung Raharjo ST.    

Drs HM Idham Samawi mengatakan, BSPS berasal dari Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR. Dijelaskan total bantuan  BSPS di Bantul mencapai Rp 14,4 miliar tersebar di 23 desa dan 9 kecamatan di Bantul.  Tahun 2019 nanti paling tidak ada 10.000 KK menerima BSPS, khusus Bantul dikisaran angka 3.000 KK. Idham mengatakan, merujuk data Satker Penyediaan Perumahan Yogyakarta di DIY masih terdapat  65.000, RTLH lebih. “Ternyata di DIY masih 65 ribu lebih warga  yang tempat tinggalnya tidak layak. Saya tidak janji, tetapi akan saya usahakan lima tahun ke depan bisa selesai,” ujar Idham.

Idham juga menyampaikan pihaknya,  program dari pemerintah pusat yang sudah dilaksanakan di di DIY  diantaranya,  pembangunan rusun Ponpes Bin Baz Sitimulyo Rp 7,8 miliar, program percepatan  peningkatan tata guna air irigasi atau irigasi desa tahun  ini mencakup 14 desa dengan jumlah total Rp 2,7 miliar. “Termasuk penguatan tebing Sungai Winongo Kanggotan Pleret Rp 2,3 miliar, tebing  Sungai Winongo Kecil Kalijuran Bantul Rp 2,3 miliar,” ujar Idham.  

Selain itu tahun ini  Pengembangan Infrastruktur  Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) sudah menyasar  5 kecamatan, 15 desa. Masing-masing desa mendapat 200 juta. “Total untuk PISEW itu mencapai Rp 3 miliar,” jelas Idham.

Sementara sejumlah warga penerima  program BSPS merasa perjuangan Drs HM Idham Samawi mampu membangkitkan semangat warga dalam membangun.  Kepala Dusun Kedungjati Desa Selopamioro Kecamatan Imogiri, Ngatiyo mengatakan, ada delapan warganya masuk program BSPS. Hal itu menurut Ngatiyo mampu menggerakkan warga untuk melakukan pembangunan. "Warga kami ada delapan yang diperjuangkan Pak Idham sehingga bisa masuk program BSPS," ujarnya. 

Warga merasa dana stimulan Rp 15 juta itu memotivasi warga membangun rumahnya lebih kayak. "Diberikan bantuan pemerintah lewat Pak Idham, terus terang kami merasa hidup sebagai rakyat sudah  diperhatikan," ujarnya.  Dari delapan warga penerima semua sudah bisa ditempati.  Selain itu dengan BSPS itu menumbuhkan semangat gotong royong ditengah masyarakat Kedungjati.(Roy)

BERITA REKOMENDASI