Ratusan Siswa SMPN 3 Banguntapan Deklarasi ‘Anti Klithih’

Editor: KRjogja/Gus

BANGUNTAPAN, KRJOGJA.com – Sebagai bentuk keprihatinan pada maraknya aksi klithih yang terjadi saat ini, ratusan siswa SMPN 3 Banguntapan Bantul berkomitmen mendeklarasikan sikap anti kekerasan. Deklarasi tidak hanya anti klithih dan kekerasan, namun juga anti ‘bulying’, geng pelajar, narkoba dan pornografi serta pornoaksi.

“Kami prihatin maraknya fenomena pelajar dan anak yang mengarah pada kenakalan remaja, keluar malam dan membuat onar. Yang terpenting adalah pengawasan dan koordinasi antara orangtua, sekolah dan masyarakat,” tegas Kepala SMPN 3 Banguntapan, Kartini, MPd.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bantul, Drs Isdarmoko, MPd, M.Par, Rabu (5/2) berharap kegiatan ini menjadi pilot project yan akan diterapkan di seluruh sekolah tidak hanya di Bantul tetapi di seluruh DIY. Dirinya sepakat pelaku klithih dan aksi kekerasan jalanan harus dibuat jera.

“Kita malu di DIY yang merupakan kota pelajar malah justru marak aksi ini. Kita nyatakan perang pada aksi kekerasan jalanan. Kami sudah mengumpulkan kepala sekolah di Bantul untuk memberi masukan ke DIY untuk mendorong ada Pergub dan Perda terkait penanganan kekerasan jalanan,” tegas Isdarmoko.

Ditegaskan Isdarmoko pihaknya sepakat bahwa penanganan kenakalan anak dan remaja yang mengarah pada tindak pidana apalagi hingga korban meninggal tetap wajib ditindak tegas.

“Harapannya akan ada SOP, Perda serta Pergub terkait tawuran, klithih dan kekerasan serta kenakalan remaja. Selanjutnya aturan ini dapat mengakomodir dan memperhatikan dengan adil atas dasar perlindungan hak anak namun proses pidana tetap jalan,” tegasnya lagi.

Camat Banguntapan, Drs Fauzan Muarifin menambahkan ia berencana melakukan deklarasi seluruh sekolah baik SMP, SMA dan SMK di seluruh Kecamatan Banguntapan.

“Kecamatan bekerjasama dengan TNI dan Kepolisian melakukan sambang siswa ke sekolah-sekolah. Kami juga selalu mengantisipasi maraknya kekerasan dan kenakalan remaja mengingat Banguntapan merupakan perbatasan kawasan Sleman dan Kota Yogya,” tegasnya. (Aje)

 

BERITA REKOMENDASI