Rendah, Pemahaman Masyarakat tentang Tuberkulosis

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Tuberkulosis (TB) masih menjadi permasalahan secara global sampai saat ini walaupun pengendalian TB sudah ada sejak lama melalui Direcertly Observed Treatment Shortcouse (DOTS). Namun sampai saat ini ketercapaian penemuan kasus dan kesuksesan pengobatan masih belum memenuhi target.

“Peran serta masyarakat dalam pengendalian TB sangat diperlukan melalui pemahaman mengenai TB, tidak ada lagi stigma lingkungan, terbuka dan sadar ketika akan dilakukan investigasi kontak,” kata Liena Sofiana SKM MSc, Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) UAD, Selasa (22/02/2022).

Dijelaskan, masih rendahnya pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait hal ini dilakukan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) melalui penyuluhan kesehatan mengenai
pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di Dusun Tegalsempu, Kalurahan Caturharjo Kapanewon Pandak, Kabupaten Bantul, Minggu (20/02/2022).

Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa UAD. Dirinya, Liena Sofiana SKM MSc dengan dibantu oleh tim teknis dari mahasiswa KKN Unit XVI.C.3.
Dijelaskan, tujuan kegiatan ini meningkatkan pemahaman dan membuka pemikiran masyarakat
tentang pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis, khususnya di masa Pandemi Covid-19.
“Diharapkan masyarakat lebih menjaga perilaku kesehatannya dan kesehatan lingkungan sebagai upaya yang dapat dilakukan oleh masyarakat,” katanya.

Liena Sofiana selaku narasumber dalam kesempatan itu mengatakan, dukungan masyarakat dalam pengendalian TB melalui perilaku hidup bersih dan sehat, dukungan sosial dan tidak adanya stigma kepada warga yang terinfeksi TB tentunya ini akan mendukung program pemerintah dalam Eliminasi TB di tahun 2030.

Sedangkan Faishal, Ketua Panitia Penyelenggara mengatakan, pelaksanaan PKM edukasi pencegahan dan pengendalian TB berjalan dengan lancar, hal ini telihat dari antusiasme masyarakat dalam sesi diskusi banyak di antara peserta yang menanyakan hal-hal berkaitan dengan pengendalian TB. “Harapannya pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian TB dapat meningkat,” ujarnya. (Jay)

 

BERITA REKOMENDASI