Revitalisasi Dampak Banjir Bertahap

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul menyatakan revitalisasi dan perbaikan infrastruktur pascabanjir yang terjadi pada November 2017 lalu saat ini dalam proses penganggaran. Mengingat besarnya anggaran yang dibutuhkan, maka revitalisasi dimungkinkan dilaksanakan secara bertahap.

Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Drs Dwi Daryanto MSi menuturkan berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor), perbaikan tidak hanya ditanggung Pemkab Bantul melainkan Pemprov DIY serta pemerintah pusat sesuai kewenangannya. Pihaknya berharap proses perbaikan infrastruktur vital seperti jembatan dan sebagainya dapat segera ditangani dan selesai pada tahun ini juga. Hal ini karena infrastruktur sangat mendesak dibutuhkan masyarakat.

”Kami mengimbau kepada masyarakat terutama yang terkena dampak banjir dan membutuhkan fasilitas seperti jembatan atau jalan yang diperbaiki, dapat sedikit bersabar, supaya hasilnya dapat berjalan maksimal sesuai rencana. Selain itu juga menunggu kondisi cuaca normal untuk perbaikan,” jelas Dwi.

Adapun dampak banjir dari luapan sungai dan tanah longsor akibat badai Siklon Tropis Cempaka pada 28 November 2017 lalu menyebabkan kerusakan infrastruktur sungai di antaranya jembatan, talut sungai maupun jalan di tepi sungai. (Aje)

BERITA REKOMENDASI