Ribuan Orang Ngalab Berkah di Imogiri

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Prosesi ‘nguras enceh’ di Makam Raja Yogyakarta di Pajimatan Imogiri Bantul mampu menyedot perhatian masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya. Mereka ingin ngalap berkah dari air yang diambil dari enceh. Oleh masyarakat air kurasan enceh dipercaya punya khasiat untuk obat dan keselamatan.

Sebelum prosesi ‘nguras enceh’ masing masing abdi dalem dari Kasultanan Kraton Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta menggelar tahlilan di pendapa pelataran makam Sultan Agung Hanyokrokusumo. Setalah tahlilan selesai digelar, nguras enceh mulai.

Baca juga :

Warga Berebut Karomah Air Jamasan Kereta Pusaka

Masyarakat Tradisi Siapkan Ritual Malam 1 Sura

Sesepuh abdi dalem Kasultanan Kraton Yogyakarta, KRT Balad Jogo Kusumo mengatakan ‘nguras enceh’ dimulai saat dua abdi dhalem naik ke samping gentong dengan siwur. Kemudian abdi dalem mulai mengambil air dari enceh Kyai Mendung dan Nyai Siyem milik makam raja Surakarta, sedang enceh dari makam Raja Yogyakarta bernama Kyai Danumaya dan Nyai Danumurti.

KRT Balad Jogo Kusumo mengatakan, empat enceh tersebut merupakan pemberian dari sejumlah kerajaan yakni dari Bangkok Thailand, Aceh serta Palembang. “Untuk mengisi enceh, air diambilkan dari Sendang Bekung satu kilometer sisi timur Makam Raja Yogyakarta,” katanya.

Sendang Bekung jadi salah satu petilasan Sultan Agung ketika mencari air saat kemarau panjang melanda. Dalam acara itu juga Kapolsek Imogiri Kompol Anton Nugroho W SH, Camat Imogiri Tri Tujiana. (Roy)

BERITA REKOMENDASI