Ribuan Umat Muslim Salat Id di Padang Pasir Parangkusumo

Editor: KRjogja/Gus

BANTUL (KRjogja.com) – Ribuan orang melaksanakan salat Idul Adha di padang pasir Parangkusumo Parangtritis Kretek Bantul, Jumat (1/9). Khusus pelaksanaan tahun ini lebih istimewa dengan hadirnya Bupati Bantul  Drs  H Suharsono ditengah jemaah. Sejak pertama kali digelar tahun 1992   hingga sekarang, hanya sekali tidak dilakukan ditempat itu.

"Sejak tahun 1992, hanya sekali salatnya tidak diadakan di padang pasir yakni tahun 2013 ketika Idul Fitri. Waktu itu disebabkan karena hujan sangat deras," ujar Humas Pengurus Ranting Muhammadiyah (PRM) Parangtritis Nur Joko usia salat Idul Adha.    

Dijelaskan, program salat di padang pasir itu digagas oleh PRM Parangtritis. Namun waktu itu lokasinya kerap pindah meski masih dikawasan Parangtritis. Seiring berjalannya waktu untuk pelaksanaan salat Hari Raya Idul Adha dan Fitri ditetapkan di kawasan Parangkusumo. "Ketika hujan deras terjadi sebelum jam 06.00 sesuai kesepakatan salat di masjid masing -masing , ketika tidak hujan sudah pasti dikawasan padang pasir ini ," ujar Nur Joko.

Sementara Bendahara PRM Parangtritis  Kretek Bantul  Suranto mengagatakan,  khusus Hari Raya Idul Adha ini mendapat infak sekitar Rp 28,9 juta dengan jemaah mencapai 3.700 orang baik putra dan putri. Suranto mengungungkapkan, banyaknya infak yang  masuk setiap penyelenggaraan  salat  di  padang pasir. Semua dialokasikan untuk kegiatan jemaah di wilayah Parangtritis Kretek Bantul. "Prinsip kami dari umat kami kembalikan ke umat, mulai kegiatan organisasi hingga pembangunan," ujar Suranto.

Bahkan tahun ini 12 takmir masjid di Parangtritis mendapatkan golok khusus untuk menyembelih hewan kurban. Satu golok seharga Rp 850 ribu. Selain itu kegiatan yang digelar diantaranya, pembekalan bagi warga menjelang Hari Raya Idul Adha, pembekalan bagi ustadz  TPA, pemberian bantuan untuk pembangunan masjid, festival takbir dan beragam kegiatan lainnya. Sementara H Wasir Nuri dalam khatbahnya meminta agar momentum Hari Raya ini untuk saling berbagi .sehingga akan tercipta sebuah kualitas keimanan setiap jemaah.  Wasir Nuri mengungkapkan, bahwa Idul Adha ini banyak nilai didalamnya untuk peduli pada sesama. (Roy)

BERITA REKOMENDASI