RPH Terbatas, SE Dirjen Sulit Direalisasikan

Editor: KRjogja/Gus

IMOGIRI, KRJOGJA.com – Dirjen Peternakan Kementerian Pertanian mengeluarkan surat edaran pelaksanaan penyembelihan hewan Kurban Hari Raya Idhul Adha tahun 2020. Meski begitu, tidak semua poin dalam surat edaran bisa diimplementasikan di lapangan.

“Dalam surat edaran tersebut memuat beberapa ketentuan, diantaranya hewan kurban harus dipotong di Rumah Pemotongan Hewan (RPH). Tetapi dalam pelaksanaannya jelas itu tidak akan bisa dilaksanakan. Sebagaimana kita ketahui Idhul Adha tahun 2019 ada 21.000 sapi dan kambing dipotong,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Ir Joko Waluyo ST MSi, Rabu (24/6).

Joko mengungkapkan, dengan jumlah hewan kurban sapi dan kambing yang mencapai 21.000 tidak mungkin semua disembelih di RPH. Karena RPH di Kabupaten Bantul jumlahnya sangat terbatas. Dengan kondisi seperti itu, otomatis hewan kurban ada yang disembelih bisa juga dilakukan di luar RPH. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban mendatang semua harus sesuai protokol kesehatan.

Sementara bagi penjual hewan kurban mesti mengajukan izin ke dinas serta melaksanakan protokol kesehatan. Karena dalam surat edaran tersebut, penampungan hewan kurban harus mendapat rekomendasi dari dinas. “Prinsipnya nanti dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban harus melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah,” ujarnya.

Sementara dalam pengawasan nantinya, dinas akan melibatkan petugas Satpol PP, kepolisian. Dari dinas akan menurunkan petugas yang mencapai 200 orang. Mereka akan mengawasi dititik penyembelihan di Bantul. Tahun 2019 lalu, terdapat 2.200 titik lokasi penyembelihan hewan kurban. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI