Rumah Rusak Disapu Angin Kencang, Bupati ‘Ngaruhke’ Warga Pandak

BANTUL, KRJOGJA.com – Ny Wasijem sama sekali tidak menduga Bupati Bantul Drs H Suharsono datang ngaruhke setelah rumahnya roboh disapu angin. Kehadiran orang nomor satu di Bantul paling tidak membuat semangatnya kembali bangkit setelah musibah terjadi.

Sehingga perempuan 60 tahun merasa beban hidupnya setelah musibah bencana alam itu tidak dipikul sendiri. Sebagaimana diketahui rumah tersebut roboh pada Senin (16/4/2018) siang setelah diterjang angin kencang. Akibat dari peristiwa itu kerugian ditaksiri mencapa puluhan juta.   

Suharsono didamping Kepala Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD) Bantul, Drs Dwi Daryanto, Rabu (18/4/2018) mengatakan, kunjungannya ke rumah warganya  untuk melihat langsung setelah rumahnya roboh.  

"Sebagai kepala  daerah sudah menjadi kewajiban untuk melihat keadanya apalagi setelah musibah terjadi," ujar Suharsono.   

Oleh karena itu pemerintah harus memperhatikan kondisi rakyatnya.  Dalam kesempatan itu Suharsono juga minta kepada warga untuk segera melapor ke lurah atau camat jika  memang wilayahnya membutuhkan  sarana.  

“Saya selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas jalan, termasuk lampu penerangan jalan,” ujar Suharsono. Dalam acara itu juga dihadiri Camat Pandak Sri Kayatun, Lurah Gilangharjo Pardiyono, anggota Komisi C DPRD Bantul, Eko Sutrisno Aji SE.

Sementara Dwi Daryanto menambahkan, bupati menyerahkan bantuan berupa material untuk membangun rumahnya.

“Pemberian material ini wujud perhatian Pak Bupati kepada rakyatnya,” ujar Dwi.  Oleh karena itu warga yang rumahnya rusak tidak perlu khawatir karena pemerintah sudah hadir ke tengah – tengah rakyat untuk membantu.  

Sementara Ny Wasijem mengatakan, setelah dilihat bupati merasa sangat bahagia. Karena kehadiran bupati juga memberikan bantuan untuk membangun rumah. “Sebagai warga kecil, sangat bahagia didatangi oleh bupati,” ujarnya.(Roy)

BERITA REKOMENDASI