Rumah Terkena Abrasi Sungai Oya, Wakimin: Musibah Jadi Kendak Allah

BANTUL, KRJOGJA.com – Pemerintah Kabupaten Bantul segera mengambil langkah antisipasi agar abrasi Sungai Oya Wunut Kedungmiri Sriharjo Imogiri tidak meluas. Salah satunya dengan memasang karung berisi pasir dilokasi abrasi. Dengan kebijakan tersebut diharapkan abrasi tidak merobohkan rumah warga yang sudah dikosongkan.  

Sementara Sekda Bantul Riyantono, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Bobot Ariffi'aidin ST, Camat Imogiri Sigit Subroto, Kasi Pengelolaan Jaringan Irigasi Bagian Sumber Daya Air DPU PKP Bantul, Yitno ST MT  meninjau lokasi abrasi.

Salah satu pemilik rumah Wakimin, Senin (15/1/2018) mengatakan, peristiwa abrasi didepan rumahnya sudah membuat sedih.  Namun lelaki 51 tahun tersebut tidak bisa berbuat banyak karena semua peristiwa alam tersebut sudah menjadi kehendak Allah SWT.

"Kalau ditanya sedih atau tidak, jelas sedih, karena harus pindah daru rumah yang sudah ditempati bertahun-tahun. Tetapi semua sudah menjadi kehendak Allah, sebagai umatnya sabar saja," ujar lelaki legam tersebut.  Sejak halaman rumahnya digerus banjir, tempat tinggalnya yang dibangun dengan perasaan keringat itu sudah dikosongkan.

Karena melihat kondisi jalan depan rumahnya yang terus ambrol jadi  kekhawatiran tersendiri jika memaksakan ditempati. Untuk sementara Wakimin tinggal dirumah paling belakang. Sementara anak dan cucunya sudah pindah ke tempat aman. Menurut Wakiman, peristiwa yang dialami sekarang  ini merupakan cobaan dari Allah SWT.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman adalah Bobot Ariffi'aidin, ST MT mengatakan, untuk sementara penanganan abrasi di Sungai Oya Wunut Kedungmiri Sriharjo akan dipasang dengan karung berisi material batu atau pasir. Langkah tersebut diambil supaya terjangan air tidak terus menghantam halaman rumah warga. Namun setelah musim kemarau akan dilanjutkan dengan alat berat dengan melakukan normalisasi sungai. Kepala Dusun Wunut  Kedungmiri Sugiyanto mengatakan, akibat abrasi tersebut jalan di Kedungmiri sudah putus. Dengan peristiwa tersebut salah satu warganya sudah punya lahan milik pribadinya untuk relokasi.(Roy)

Baca Juga : Banjir Sungai Oya, Warga Diungsikan

 

BERITA REKOMENDASI