Rutan Bantul – BNN Kerjasama Rehabilitasi Warga Binaan Kasus Narkoba

Editor: Agus Sigit

BANTUL, KRJOGJA.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantul melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bantul dalam upaya penanganan Narkoba, dengan target rehabilitasi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pengguna Narkoba.
Penandatangan langsung dilakukan Kepala Rutan Kelas IIB Bantul, Ahmad Sihabudin AMD SH MH dan Kepala BNNK Bantul Arfin Munajah SE MM disaksikan Kasubbid Keamanan Kantor Wilayah  Kemkumham DIY, Zanuar Rindang AMD IP SH MM, di halaman Rutan Bantul Jumat (4/2).
Kepala Rutan Bantul menjelaskan, sebenarnya Rutan Bantul dan BNNK Bantul  juga sudah melalukan perjanjian kerjasama dalam antisipasi dan pengawasan atau operasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Tetapi perjanjian kerjasama saat ini difokuskan untuk rehabilitasi terhadap narapidana yang terjerat kasus narkoba. “Dengan harapan WBP Narkoba setelah keluar dari Rutan bisa kembali menjadi warga negara yang baik bisa aktif bermasyarakat dan tidak dikucilkan. Intinya kami akan memanusiakan mereka seutuhnya,” papar Kepala Rutan Bantul.
Sementara di Rutan Bantul sampai Jumat kemarin terdapat 40 warga binaan kasus narkoba, terdiri status tahanan dan narapidana. Dari jumlah mereka hampir semuanya masih usia produktif.
Kepala BNNK Bantul mengemukakan,  program rehabilitasi pengguna narkoba terhadap Warga Binaan Pemasyarakat merupakan inovasi baru di BNN Bantul.
Untuk kegiatan rehabilitasi WBP Narkoba di Rutan Bantul nantinya setiap WBP paling sedikit dilakukan konseling 8 kali, sehingga diharapkan WBP yang menjalani rehabilitasi benar- benar bisa lepas dari penyalahgunaan narkoba. Ditanya tentang ancaman peredaran narkoba di Bantul menurut Arfin masih cukup rawan, terutama di wilayah perbatasam kota. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI