Rutan Bantul Razia Ruang Tahanan

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Layanan kunjungan tatap muka di Rumah Tahan Negara (Rutan) Kelas IIB Bantul untuk Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP ) mulai Senin (2/7) diberlalukan lagi, setelah 2 tahun diberlakukan larangan kunjungan tatap muka karena dampak pandemi covid- 19 di Bantul. Selama pandemi Covid-19 kunjungan keluarga WBP hanya melalui daring atau online.

Kepala Rutan Kelas 2 Bantul, Ahmad Suhabudin AMd SH MH didampingi Kepala KPR, Jaka Cahyana SH MH Jumat (08/07/2022) menjelaskan, jadwal kunjungan tatap muka untuk WBP status tahanan setiap Senin dan Rabu, sedangkan status narapidana setiap Selasa dan Kamis.

“Tetapi tatap muka tersebut ada persyaratannya, yakni pengunjung merupakan keluarga inti,” jelas Kepala Rutan Bantul.

Selain itu, setiap kunjungan hanya satu kali dalam seminggu. Pengunjung telah menerima vaksin ke- tiga. Pengunjung yang belum vaksin wajib menunjukkan rapid atau swab antigen. Pengunjung wajib membawa KTP dan KK bagi yang status narapidana, dan surat izin dari pihak yang menahan bagi yang status tahanan.

Tetapi Rutan Bantul tidak mau ambil resiko, dengan dimulainya layanan kunjungan tata muka, Rutan Bantul melakukan antisipasi barang larangan masuk Rutan. Karena itu, Jumat (18/07/2022) dilakukan razia barang larangan masuk Rutan dengan menggeledah di semua ruang tahanan di Rutan Bantul. Pelaksanaan razia tersebut bekerja sama dengan pihak TNI- Polri (Kodim dan Polres) dan Badan Narkotika Nasional Daerah (BNND) Bantul.

Hasil razia tidak ditemukan barang berbahaya, seperti jenis narkotika, senjata tajam dan sejenisnya. Tetapi ada sejumlah barang beresiko, seperti tali plastik, kabel, batre dan lainnya.

Karena pemerintah masih memberlakukan status waspada Covid- 19, Rutan Bantul tetap mewajibkan semua warga binaan maupun keluarga yang melakungan kunjungan, harus memakai masker dan cuci tangan. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI