Safrudin Tamar, Pemuda Penyembuh Berbagai Penyakit dari Banyuurip

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Kecamatan Dlingo yang berada di ujung Tenggara Kabupaten Bantul mulai dikenal masyarakat luas dengan wisata alamnya yang menarik. Dengan kekayaan alam tersebut banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara tertarik untuk berkunjung di tempat-tempat wisata tersebut.

Selain wisata alam, di Dlingo tepatnya di Desa Jatimulyo terdapat perkampungan tua bernama Banyuurip. Ditempat ini terdapat sumur tua atau blumbang Panguripan yang konon menurut cerita pernah digunakan Sunan Kalijaga untuk memandikan muridnya Sunan Geseng yang meninggalkan dunia karena terbakar akhirnya hidup kembali. Tak jauh dari lokasi juga terdapat tempat-tempat mistis yang dikenal masyarakat sebagai wisata religi untuk ritual dan dipercaya dapat mengabulkan berbagai hajat orang.

Bahkan di Banyuurip juga diketahui ada sesosok pemuda bernama Safrudin Tamar (43) yang dikenal sebagai penyembuh berbagai macam penyakit fisik maupun non fisik. Tak hanya sebagai penyembuh, paranormal muda yang memiliki kemampuan secara alami dan turun temurun ini juga dikenal mampu mengatasi berbagai masalah atau persoalan hidup seperti penglarisan, jodoh, tolak balak, pagar rumah dan lain sebagainya. Bahkan ia sering dimintai tolong mengusir jin jahat penunggu rumah atau tempat angker yang sering menganggu orang.

"Dengan kelebihan yang saya miliki ini semua saya gunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan. Selama ini saya tidak memasang tarif untuk jasa yang saya berikan," ujar Safrudin Tamar kepada wartawan di kediamannya Banyuurip Jatimulyo Dlingo Bantul, Senin (16/12/2019).

Berkat keberhasilan dalam membantu sesama itu membuat nama Safrudin Tamar sebagai cucu dari sesepuh Banyuurip, Kinarto Wiryo mulai dikenal masyarakat luas. Ketenaran namanya pun dikenal dari mulut ke mulut. Bukan hanya wilayah Bantul dan sekitarnya, banyak orang dari berbagai kota maupun luar Jawa sengaja datang meminta bantuan buntuk mengatasi permasalah yang dialami.

Bahkan pascapemilu 2019 banyak pasien dari kalangan calon anggota legislatif (caleg) yang gagal menjadi anggota dewan hingga mengalami stres panjang. "Dari permasalahan ini saya mencoba untuk memberikan pengobatan dengan menenangkan pikiran dan membeli motivasi untuk mengembalikan harapan hidupnya yang masih panjang. Dan alhamdulilh tenyata banyak yang sembuh," terangnya.

Tak hanya itu, beberapa tamu atau pasien datang dari kalangan pejabat yang ingin naik pangkat atau jabatan. Bahkan banyak calon lurah atau kepala desa yang ingin terpilih sengaja datang untuk meminta bantuan melalui usaha batiniah dari  pemuda yang dikenal suka membantu tanpa pamrih ini.

Bahkan sebagian orang yang berasal dari perkampungan di pegunungan, Safrudin Tamar dikenal dengan kehidupan yang sangat sederhana seperti orang kebanyakan. Sehingga terkadang siapapun tak mengira kalau dirinya memiliki kemampuan linuwih yang tak dimiliki setiap orang.

Sebagai orang Jawa Islam, semua ritual atau doa yang dilakukan Safrudin Tamar tak lepas dari amalan para wali zaman dulu. Doa atau amalan dilakukan sebagai sarana untuk meminta hanya kepada Allah penguasa alam jagat raya. Sehingga bagi seorang Muslim, proses ritual tersebut terhindar dari perbuatan syirik.

"Seperti orang yang memiliki hajat atau cita-cita minta bantuan doa kepada orang lain. Semua orang memang biasa berdoa. Tetapi kalau banyak orang yang ikut membantu dan mendoakan tentu apa yang diharapkan akan terkabul dan sukses lebih besar daripada meminta dilakukan sendiri. Jadi orang yang meminta bantuan kepada saya hanya sebagai sarana dan keberhasilan itu datang dari Allah," tegasnya. (Usa)

Safrudin Tamar berada di sumur tua atau blumbang Panguripan yang sampai sekarang masih terawat. (Foto : Yusron Mustaqim)

BERITA REKOMENDASI