Samawi Award jadi Spirit Berikan Kontribusi Bagi Mayarakat

BANTUL, KRJOGJA.com –   Resepsi Wong Cilik# 2 dengan tajuk Melanjutkan Tugas Kebangsaan di lapangan Jodog Desa Gilangharjo Pandak Bantul dihadiri ribuan rakyat Bantul dan sekitarnya, Minggu (23/6) malam. 

Kegiatan  yang digagas Samawi Institute tersebut menghadirkan sejumlah bintang tamu kondang mulai Didi Kempot, Wisben Antoro, Joned, Aldo Iwak Kebo. Sementara pentas wayang kulit dengan dalang Ki Seno Nugroho mengambil lakon Lahire Pari Kesit.  Dalam acara itu juga dihadiri Kapolres Bantul, AKBP Sahat Marisi Hasibuan SIK MH, Hj Sri Surya Widati, Ketua DPRD Bantul H Hanung Raharjo ST, Ketua DPC Bantul, Ayunadi SE, Sekjen DPC PDIP Bantul Kusbowo, Kapolsek Pandak AKP Amir Machmud SH.  

                                     

Ketua Panitia Resepsi Wong Cilik #2, Noor Janis Langga Barana mengatakan, dalam acara itu tersebut juga diserahkan penghargaan dari    Samawi Award  untuk,  Jogja Garuk Sampah yang merupakan komunitas yang peduli dengan kebersihan dan kesehatan serta keindahan lingkungan sosial, penghargaan juga diberikan kepada alm Hendri Suprapto, pakar zat pewarna alami ramah lingkungan dan mendukung industri budaya batik, Drs Oka Kusumayudha (jurnalis senior yang mengembangkan seni dan budaya di DIY),  Sanggar Bambu, (Komunitas seni budaya yang sudah berusia 60 tahun konsisten mengembangkan kebudayaan dan melahirkan generasi seniman/pelaku budaya di DIY) , Teja Badut, (relawan sosial dan  budaya yang komitmen pada perkembangan masyarakat). Penghargaan juga diberikan kepada pengurus ranting PDIP di empat kabupaten dan 1 kota se DIY atas prestasinya dalam perolehan suara.

Pengurus Ranting penerima penghargaan Idham Samawi Institut  yakni  Ranting PDI Perjuangan Caturtunggal Depok Sleman,  Ranting PDI Perjuangan Kricak Tegalrejo Kota Yogyakarta, Ranting PDI Perjuangan Sidorejo Ponjong Gunungkidul,  Ranting PDI Perjuangan Yogyakarta, Ranting PDI Perjuangan Sidorejo Ponjong Gunungkidul,  Ranting PDI Perjuangan Wukirsari Imogiri Bantul,  Ranting PDI Perjuangan Srikayang Sentolo Kulonprogo.

Janis mengatakan, jika resepsi Wong Cilik tersebut untuk memperingati 74 tahun lahirnya Pancasila serta ulang tahun ke -69 Drs HM Idham Samawi.

Idham Samawi mengatakan, jika kegiatan tersebut sebatas untuk merayakan ulang tahunnya  tidak akan pernah diizinkan. “Tetapi karena kegiatan mala mini juga untuk memperingati 74 tahun lahirnya Pancasila, sehingga acara ini saya izinkan,” ujarnya.

Pancasila sudah terbukti mampu menyatukan bangsa Indonesia. Oleh karena itu  Pancasila tidak bisa digantikan dengan alas an apapun. Sementara Teja Badut salah satu penerima penghargaan mengatakan, program  Samawi Award  mampu menjadi spirit untuk selalu berkarya dibidang masing-masing. “Bukan dari nilai apa  atau benda apa yang diberikan, tetapi program ini menjadi spirit bagi kami dan teman -teman untuk konsen dibidangnya masing-masing,” ujar Teja Badut.(Roy)

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI