Sambut Bandara YIA, Pembangunan Infrastruktur di Bantul Gencar Dilakukan

BANTUL, KRJOGJA.com – Pembangunan infrastruktur digenjot Pemerintah Bantul dikawasan pantai selatan Bantul Samas Desa Srigading Kecamatan Sanden Bantul. Kebijakan tersebut diambil sebagai persiapan menyambut beroperasinya Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) dan Bandara Yogyakarta Internasional Aiport di Kulonprogo. Gencarnya pembangunan itu diharapkan masyarakat bisa menyesuaikan dengan perkembangan sebuah wilayah. 

"Tahun ini kami sudah mengalokasikan anggaran Rp 4,5 miliar bersumber dari DAK untuk pembangunan jalan wisata, area parkir hingga taman. Program tersebut sebagai komitmen pemerintah dalam menyiapkan prasarana pendukung wisata jika JJLS dan bandara beroperasi," ujar Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru Prabowo SSos, Senin (22/7/2019).

Dalam pengembangan sektor wisata menyongsong beroperasinya JJLS dan bandara YIA, pemerintah Bantul serius mempersiapkan prasarana. Hal itu dibuktikan dengan pengajuan anggaran Rp 23 miliar ke pemerintah pusat lewat DAK. Anggaran sebanyak untuk melanjutkan program pembangunan jalur wisatawan hingga pantai Gua Cemara. Tentu program tersebut sejalan dengan konsep kawasan Samas sebagai kota baru. Kwintarto mencoba realistis bahwa impian menjadikan Samas sebagai kota baru bisa tercipta enam hingga 7 tahun kedepan. 

Sehingga dalam mendorong Samas menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) memang membutuhkan proses. Artinya harus bisa sinergi antara bidang lainnya tidak hanya bidang wisata. "Untuk menuju KEK tidak bisa hanya bertumpu pada sektor wisata, tetapi pendidikan, budaya serta kesehatan harus sinergis," ujar Kwintarto. Dengan rancangan itu ketika sewaktu waktu JJlS atau Bandara YIA beroperasi reguler bisa memberikan efek positif terhadap perekonomian. 

Pemerintah optimis sektor wisata jadi penopang ekonomi warga. Untuk mencapai hal itu lingkungan objek wisata harus dibuat senyaman mungkin dari semua aspek, termasuk keamanan. Karena beberapa kawasan disekitar wisata pertumbuhan ekonomi terjadi sangat cepat. Sementara dari pantauan KRJOGJA.com dilapangan, proyek pembangunan jalan wisata sudah dikerjakan. Nantinya akses itu bakal menghubungkan antar objek wisata di Sanden hingga Srandakan. (Suk)

BERITA REKOMENDASI