Sampah Menumpuk, Parangtritis Kekurangan Petugas Kebersihan

Editor: KRjogja/Gus

KRETEK, KRJogja.com – Petugas kebersihan sampah Parangtritis kewalahan mengatasi tumpukan sampah di sepanjang pantai tersebut. Bahkan Kamis (2/1)  petugas harus mengangkut sampah yang menembus 10 ton ke tempat penampungan sementara.

Sampah didominasi sisa plastik yang dibawa wisatawan dan juga kiriman dari sungai yang hampir semua menepi ke pantai selatan Bantul.

Sementara Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Pantai Parangtritis berharap ada penambahan jumlah personel untuk petugas kebersihan. "Kemarin hari Rabu tanggal 1 Januari 2020 itu sekitar 5 ton dan Kamis 2 Januari 2020, volume sampah mencapai 10 ton yang kami angkat dari pantai menuju tempat penampungan sementara. Khusus Rabu memang kita tidak bisa optimal membersihkan sampah mengingat wisata sangat padat sekali, untuk itu kami tidak enak kalau membawa alat berat di tepi pantai. Oleh karena itu hari ini kami selesaikan semua," ujar Koordinator Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Pantai Parangtritis, Suranto Kamis (2/1)

Suranto mengungkapkan, memasuki musim penghujan petugas kebersihan pantai dituntut kerja ekstra keras.  Karena masih liburan, sungai di yang bermuara di pantai selatan Bantul juga membawa sampah dalam jumlah sangat banyak. Biasanya tidak hanya sampah limbah rumah tangga, tetapi mulai kayu hingga rumpun bambu sering terdampar di pantai selatan.

Oleh karena itu, Suranto mengimbau masyarakat memperlakukan sampah dengan bijak. Sampah jangan dibuang ke sungai, karena semua sampah yang dibuang ke saluran irigasi ataupun akan berkumpul di pantai selatan.

Suranto mengatakan, dalam kondisi apapun, sampah  Parangtritis harus disingkirkan agar membuat wisatawan nyaman berlibur ke pantai. “Kami dan teman-teman  akan berusaha sekuat tenaga untuk menjaga Pantai Parangtritis tetap bersih dari sampah,” ujarnya.

Menurutnya, 22 personel petugas kebersihan pantai  sekarang ini dirasa masih kurang ideal dibanding dengan panjang pantai. Oleh karena itu, Suranto minta jika memungkinkan bisa ditambah jumlahnya. “Panjang pantai yang jadi tanggungjawab kami sepanjang 3 km, sedang jumlah petugasnya 22 orang tentu masih perlu ditambah. Kami membutuhkan setidaknya 10 orang, tetapi semua kami serahkan ke dinas,” ujarnya. Terkait dengan prasarana UPK merasa sudah memadai. (Roy)

 

 

BERITA REKOMENDASI