Sarmiskam Lebih Nyaman Tinggal Bersama Kambing

BANTUL, KRJOGJA.com – Perjalanan hidup Sarmiskam Warga Pejanten Desa Jambidan Kecamatan Banguntapan Bantul tidaklah mudah.  Sejak 9 tahun lalu, lelaki legam itu tinggal satu atap dengan kambing milik warga setempat. 

Keadaan ekonomi yang terseok-seok membuat Sarmiskam lepas kenyataan pahit  itu. Namun lelaki 58 tahun yang hidup sebatang kara itu kini bisa sedikit bernafas lega. Setelah Pemerintah Bantul datang dengan memberikan solusi hidupnya kedepan. 

Ditemui di rumahnya, Senin (24/6) Sarmiskam mengatakan jika selama  hidup bersanding dengan kambing, tidak banyak kendala dihadapi. Bau kurang sedappun dianggap sebuah kewajaran. "Dikandang  kambing pasti bau, tetapi semua bisa diatasi. Karena semua sudah biasa sehingga bisa saja dijalani," ujarnya.  

Sementara rombongan dari Kabupaten yang berkunjung yakni, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Bantul, Didik Warsito Msi, Kepala Didiskpora Bantul, Isdarmoko, Sekretaris Disdukcapil Bantul, Edy Bowo Nur Cahyo, Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH, Komandan Koramil Banguntapan Kapten Inf Nuryanto, Camat Banguntapan Dra Endang Rachmawati.  

Dalam keseharian, lelaki itu kerap mencari barang bekas untuk dijual. Hasil menjual rongsok itu tidaklah seberapa, paling tidak bisa menyambung hidupnya.  Selain bergelut di rongsokan, Sarmiskam juga punya aktivitas rutin, termasuk membersihkan lingkungan kandang.  Bagi sebagian orang mungkin berfikir bagaimana bisa orang  hidup dan tidur  bersanding dengan kambing. Namun Sarmiskam membuktikan, bisa menjalani hidupnya bersama kambing. 

"Saya lebih tenang dan nyaman hidup satu atap dengan kambing," ujarnya.  Sementara warga sekitar juga punya kepedulian cukup tinggi, termasuk memberikan makan sehari -hari. Sebenarnya dari warga sudah pernah menawarkan rumah bantuan pemerintah, namun tidak mau dengan alasan lebih nyaman tinggal bersama kambing.

Kepala Dusun Demangan Jambidan Muh Dwido mengatakan, setiap hari warganya itu bekerja sebagai pemulung dan memang tinggal bersama ternak kambing. Semua dijalani atas kemauan sendiri. Sebelumnya pernah punya rumah, bantuan paska gempa 2006 silam, tetapi  tidak ditempati. Di kandang itu Sarmiskam bersama kambing milik Sogiran, tetangganya. Bahkan dia juga diberi kepercayaan merawat kambing.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Bantul, Didik Warsito Msi berkunjung untuk memberikan bantuan sebagai tindak lanjut laporan yang diterima oleh tim penanggulangan kemiskinan tingkat Kabupaten Bantul.  "Sehingga setelah itu kami  cek lokasi dan kita tangani, termasuk kami lakukan perekaman e KTP," ujarnya. (Roy)

BERITA REKOMENDASI