Sasana Jemparingan Parikesit Cungkuk Diresmikan

BANTUL, KRJOGJA.com – Keinginan warga Cungkuk Ngestiharjo, Kasihan, Bantul untuk nguri-uri sekaligus melestarikan kebudayaan Jawa dengan memiliki Sasana jemparingan (panahan) menjadi kenyataan. Sasana Jemparingan yang diresmikan Camat Kasihan, Bantul Drs Susanto MPA, Sabtu (2/3) tersebut diberi nama
Parikesit Cungkuk Paseduluran Jemparingan Ngestiharjo.

Peresmian di antaranya ditandai pemukulan bende, dan pelepasan anak panah oleh Camat Kasihan Susanto, diikuti para pejabat setempat sembari membidik beberapa target berupa bandulan yang telah disediakan panitia penyelenggara.  Peresmian Sasana Jemparingan Parikesit tersebut dihadiri perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bantul, Lurah Ngestiharjo Fathoni Ariwibowo, Muspika Kecamatan Kasihan, Pengurus Jemparingan Nusantara dan lain-lain.

"Dengan telah diresmikannya Sasana Parikesit, ini merupakan wahana kegiatan yang positif bagi anak-anak kita dan memberi motivasi bagi anggota Sasana Parikesit guna mengembangkan olahraga jemparingan sekaligus melestarikan
kebudayaan jawa. Selain itu, dengan adanya Sasana Jemparingan Parikesit ini, bisa pula untuk merintis bibit-bibit olahraga panahan agar nantinya bisa berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu
mengharumkan nama Bantul, khusunya Ngestiharjo," ujar Susanto.

Ketua Sasana Jemparingan Parikesit Cungkuk Ngestiharjo, Kasihan, Bantul Komarudin yang didampingi pengurus lainnya Eko menjelaskan, sehabis peresmian dilanjutkan kejuaraan jemparingan gladen alit yang diikuti sebanyak 80
peserta dari Paguyuban Jemparingan DIY dan Jateng (Klaten, Sukoharjo dan Solo). (Rar)

BERITA REKOMENDASI