SD Unggulan Aisyiyah Pandak Bangun Gedung, Pemkab Bantul Beri Apresiasi

Editor: Ary B Prass

PANDAK, KRJOGJA.com – Sekolah Dasar Unggulan Aisyiyah (SDUA) mempunyai kesempatan mengembangkan dan membangun sekolahan di  17 wilayah Kapanewon se Kabupaten  Bantul. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Bantul, Drs Isdarmoko MPd M MPar pada acara mengawali pembangunan SDUA Pandak di Kalurahan Triharjo Pandak Bantul Sabtu (5/2/2022).
Menurut Kepala Dispora Bantul, saat ini masih ada sekolah dasar yang sulit mencari siswa, bahkan ada yang mencari 20 siswa untuk mengisi satu kelas saja tidak bisa. Tetapi SD Unggulan Aisyiyah Bantul bisa memenuhi setiap kelas 32 siswa, sehingga malah menolak siswa yang mendaftarnya terlambat.
Capaian tersebut menandakan bahwa SDUA Bantul mempunyai prestasi yang hebat dan mempunyai label.
Karena itu SDUA Bantul perlu dikembangkan ke tempat lain, bisa di wilayah 17 kapanewon se Bantul. Seperti yang sekarang dibangun di Pandak ini juga merupakan pengembangan dari SDUA Bantul.
Ditegaskan, Pemkab Bantul atau Dispora tidak akan mendiskriminasi pendirian sekolah, yang negeri maupun yang swasta diperlakukan sama, dengan tetap melalui prosedur yang sudah ditetapkan. Pendirian SDUA Pandak ini proses izin pendiriannya  3 tahun.
Dispora menyampaikan apresiasi atas pendirian gedung SDUA Pandak yang telah berperan serta dalam upaya mencerdaskan bangsa. “Pemerintah pusat maupun daerah tidak akan mampu tanpa ada bantuan dan partisipasi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara menurut ketua pembangunan gedung SDUA Pandak Agus Riyanto SPd, pembangunan gedung SDUA Pandak menempati tanah wakaf dari keluarga Prof Dr Sri Raharjo seluas 1.550 m2. Direncanakan bangunan terdiri 3 lantai, dengan 6 ruang kelas,  ruang guru dan ruang kelengkapan lainnya. Diperkirakan akan menghabiskan dana senilai Rp 4,5 miljar.
Mengawali pembangunan SDUA Pandak ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Dispora Bantul. Dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Bantul, Hj Her Muryani, Forkompimkap Pandak, tokoh Muhammadiyan dan Aisyiyah Pandak maupun tokoh masyarakat dan 20 perwakilan TK ABA se Bantul. (Judiman)

BERITA REKOMENDASI