Sektor Pariwisata Potensi Sumber PAD Bantul

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Sejak dulu Kabupaten Bantul sudah dikenal dengan pontensi objek wisatanya, utamanya Pantai Parangtritis Kretek. Sektor pariwisata menempati urutan ke tiga, setelah sektor industri dan pertanian. Sektor wisata setiap tahunnya mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Produk Domistik Regional Bruto (PDRB) di Kabupaten Bantul.

Karena itu Pemkab Bantul hingga saat ini terus berupaya mengembangkan keberadaan destinasi wisata di Kabupaten Bantul yang hasilnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dikemukakan Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih dalam acara Workshop tentang pengembangan desa wisata di Bantul, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Bantul, Senin (22/11/2021).

Menurut Bupati Bantul dari ketiga sektor industri, pertaniann dan pariwisata ini juga mendominasi lapangan kerja di seluruh Bantul. Di Bantul ada dua jenis destinasi wisata, yakni yang dikelola pemerintah diantaranya Pantai Parangtritis, Goa Selarong dan Goa Cerme serta destinasi wisata yang dikelola sendiri oleh masyarakat yang dikenal dengan Comunity Based Tourism (CBT).”Keduanya potensi untuk pemasukan PAD yang dikelola pemerintah maupun PDRB yang dikelola masyarakat,” ungkapnya.

Sementara pengembangan destinasi wisata CBT di Bantul yang pengembangannya pada umumnya digerakkan oleh generasi muda terdapat beberapa kendala untuk mendapatkan kucuran bantuan dana dari pemerintah. Yakni masalah tanah yang digunakan untuk destinasi wisata statusnya belum jelas.

Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata Bantul menambahkan, saat ini kondisi objek wisata di Bantul yang sudah melakukan aktifitas ada 26 objek wisata dari jumlah 39 objek. Ada 6 yang belum ada status pendiriannya , ada pula 7 objek yang tidak jelas pengelolanya . Bahkan sudah tidak ada pengelolanya.

“Untuk itu kami dari Dinas Pariwisata Bantul akan terus melakukan monitoring membantu pengembangannya,” pungkas Kwintarto. (Jdm)

BERITA REKOMENDASI