Sempat Ditolak Karena Beda Keyakinan, Slamet Jumiarto Kembali Berkarya

BANTUL, KRJOGJA.com – Slamet Jumiarto, pelukis yang beberapa waktu lalu sempat ditolak warga Dusun Karet Pleret Bantul karena berbeda keyakinan kembali berkarya lagi. Kali ini Slamet membuat lukisan berjudul Parabrahman yang akan ditampilkan dalam Pameran Seni Rupa Sewindu UUK DIY 31 Agustus hingga 30 September 2020.

Pasca pindah dari Dusun Karet pada Mei 2019 lalu, Slamet mulai menapaki kehidupan baru bersama keluarga di Karangtengah Imogiri Bantul. Ia membangun sebuah rumah kayu yang kini menjadi tempat tinggal tetap bersama anak dan istrinya.

“Sekarang saya sudah menetap di Karangtengah, saya bangun rumah kayu di sini. Semua aman, warga sekitar sudah mengetahui karena membaca dari media juga tentang apa yang saya alami sebelumnya,” urai Slamet ketika berbincang dengan KRjogja.com.

Keluarga seniman itu sekarang sedang bersemangat karena karyanya diikutkan dalam pameran yang terbilang spesial di DIY. Betapa tidak, lukisannya bakal bersanding dengan Nasirun, Djoko Pekik hingga Tino Sidin yang merupakan maestro di bidang seni rupa.

Slamet memilih lukisan Parabrahman yang menggambarkan keutuhan agama Hind, salah satu keyakinan masyarakat di Indonesia. Ia berusaha mengurai makna Brahman Tertinggi, atau Tuhan yang tidak dapat diuraikan dan terpikirkan.

BERITA REKOMENDASI