Semua Pihak Harus Tetap Taati Prokes

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Meski saat ini penyebaran virus korona sudah terlihat menurun, semua pihak harus tetap menaati protokol kesehatan (prokes). Setelah turun ke level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19, bukan berarti kegiatan masyarakat kemudian bebas sebebas-bebasnya.

Meski ada kelonggaran namun harus tetap waspada kemungkinan masih menyebarnya virus korona. Terlebih lagi, belum ada pernyataan resmi dari pemerintan mengenai pencabutan status pandemi Covid-19, sehingga masih ada intruksi-intruksi dari pemerintah tentang kebijakan penanganan pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Sedayu Polres Bantul Polda DIY Kompol Ardi Hartana SH MH MM, Minggu (31/10/2021) terkait adanya berbagai kelonggaran kegiatan masyarakat, mulai dari masalah pertemuan warga, pelayanan publik, hingga arus lalu lintas. Semua itu tidak lepas dari turunnya level 2 PPKM di wilayah DIY.

Dengan demikian, masyarakat tidak lagi ‘terkurung’ aktivitasnya karena harus menaati protokol kesehatan (prokes). Meski demikian masalah penggunaan masker, cuci tangan dengan air mengalir, dan menghindari kerumunan tetap harus ditaati.

Ardi Hartana menyampaikan hingga saat ini masih ada instruksi-instruksi dari bupati, gubernur, menteri, dan presiden yang mengatur tentang kegiatan masyarakat. Semua dilakukan agar tidak terjadi lagi penambahan penularan Covid-19.

“Kami berharap masyarakat tetap mematuhi prokes karena saat ini pandemi Covid-19 belum benar-benar hilang. Ditekankan, masyarakat harus mengikuti ‘perintah’ dari pemerintah mengenai perlunya menjaga diri agar tidak terserang virus korona,” kata Ardi Hartana.

Ardi Hartana menyampaikan jajaran Polsek Sedayu tetap melakukan upaya-upaya tertentu agar masyarakat tidak ‘terlena’ dengan turunnya level PPKM, dari level 3 ke level 2. Salah satunya, melakukan efukasi kepada masyarakat dan tetap melakukan percepatan vaksinasi.

Semua dilakukan dengan bekerja sama lintas sektoral, mulai dari Satgas Covid-19 (tingkat kalurahan, kapanewon, Puskesmas Sedayu 1, Puskesmas Sedayu 2, FPRB/Relawanm dan Linmas). Bentuk kegiatannya, penerapan prokes Covid-19 kepada masyarakat, terutama kepada Panitia Penyelenggara atau Event Organizer (EO) yang akan mengadakan kegiatan yang berpotensi menyebabkan keruman massa.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantauan/mnitoring saat kegiatan berlangsung supaya tidak terjadi pelanggaran prokes. Polsek Sedayu juga melakukan pendataan warga yang belum menjalani vaksinasi dan bekerja sama dengan Puskesmas Sedayu untuk melaksanakan vaksinasi massal.

“Kami juga memberikan bantuann logistik bagi warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan memberikan edukasi agar bersedia menjalani perawatan di shelter,” kata Ardi Hartana.

Untuk memaksimalkan upaya pencegahan penyebaran virus korona, pihak Polsek Sedayu memaksimalkan Unit Binmas (Bhabinkamtibmas), Unit Lantas, dan Unit Samapta secara langsung. Sedangkan unit-unit lain seperti Reskrim dan Intel juga diterjunkan untuk memperkuat giat yang dilaksanakam. Intinya, semua jajaran Polsek Sedayu bahu membahu dalam menangani pandemi Covid-19. (Hrd)

BERITA REKOMENDASI